09 Jul 2018 12:55

Jaga Ekosistem Laut, Bupati Sitaro: Jangan Pakai Potas Ikan

MyPassion
Toni Supit

MANADOPOSTONLINE.COM—Potas ikan sangat dilarang digunakan di Kepulauan Sitaro. Hal ini ditegaskan Bupati Toni Supit. Menurutnya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro terus berusaha membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Salah satunya melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan potas ikan. "Saya tegaskan lagi, jangan pakai potas ikan. Sebab penggunaan zat berbahaya ini berdampak negatif terhadap seluruh biota laut. Apalagi radius jangkauan racun tergantung arus. Ini akan sangat merusak terumbu karang. Karena karang hidup dengan menggunakan pori-pori, sebagai tempat resapan makanan," terangnya.

Potas ikan juga, lanjut Supit, memberikan dampak buruk bagi sektor pariwisata. "Tren pariwisata laut kita terus meningkat. Tentunya harus dijaga bersama. Untuk itu saya berharap kepada seluruh warga, agar dapat melaporkan ke instansi terkait jika menemukan ada yang melakukan tindakan terlarang ini," tegasnya.

Ia meminta seluruh stakeholder serius dalam melakukan pengawasan. "Jika kedapatan harus langsung ditegur. Jika menunggu penindakan dari regulasi, sangat sulit. Sebab untuk penegakannya, bukan wewenang kabupaten/kota. Namun kita bisa melakukan sosialisasi serta pendekatan secara persuasif. Dan itu tidak menyalahi aturan," pungkasnya

Sementara itu Ketua DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sitaro Dominik Derek mengatakan dengan potensi wisata Kabupaten Sitaro terus mengalami peningkatan tren di mata dunia, dirinya berharap masyarakat menjaga alam. “Baik darat maupun laut. Di antaranya terumbu karang. Kiranya ke depan masyarakat lebih berperan aktif menjaga keindahan alami alam Kabupaten Sitaro. Seperti  membentuk Kelompok Pengawas Berbasis Masyarakat yang berkoordinasi dengan pemerintah," tutupnya. (drp/gel)

Kirim Komentar