07 Jul 2018 12:14

Perampungan Perbaikan Jalan di Minahasa Tunggu APBD 2019

MyPassion
Pemkab Minahasa terus fokus untuk perbaikan infrastruktur jalan yang tidak bisa di-cover melalui anggaran tahun ini akan menunggu APBD tahun depan. (Mendy Pangalila)

MANADOPOSTONLINE.COM — Upaya pemerintah dalam memperbaiki ruas jalan di Kabupaten Minahasa terus dilakukan. Namun kenyataannya belum semua sudah diperbaiki. “Kita masih memiliki keterbatasan. Beberapa kondisi ruas jalan yang tidak termasuk dalam paket perbaikan di tahun ini masih tertunda. Kita menunggu APBD tahun depan,” ucap Kepala Dinas PUPR Nofry Lontaan melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Boby Masengi.

Dia mengatakan, tahun ini paket perbaikan jalan masih fokus dalam kota dan sudah masuk dalam usulan perbaikan. “Jalan raya yang rusak belum masuk paket perbaikan dikarenakan anggaran di tahun ini terbatas,” jelasnya.  Lontaan juga mengatakan kemungkinan tahun 2019 akan dimasukkan dalam paket perbaikan. “Kita berharap, alokasi untuk perbaikan jalan tahun depan agar bisa meng-cover jalan yang masih rusak,” kata Masengi.

Dibeberkannya, untuk tahun ini sekira Rp 40 miliar dialokasikan pemerintah untuk memperbaiki kondisi ruas jalan di Minahasa. “Total panjang jalan di Minahasa 681,15 kilometer (km). 101 km diantaranya dalam kondisi rusak berat,” dia mengakui. Dia menyatakan, pihaknya memang sedang fokus untuk menyelesaikan perbaikan ruas jalan yang masih rusak. “Hampir semua jalan rusak di 25 kecamatan telah dianggarkan. Total ada 35 paket pekerjaan dengan anggaran sekira Rp 40 miliar,” ucap Masengi.

Dia membeber, pihaknya memprioritaskan perbaikan jalan rusak di mana sesuai instruksi kementerian semua jalan rusak harus diperbaiki. “Hanya saja, tidak serta merta semua jalan kita kerjakan, tapi disesuaikan juga dengan ketersediaan anggaran,” ungkapnya.

Tokoh masyarakat Minahasa Nico Ranti mengatakan, perbaikan jalan rusak sudah sepantasnya dilakukan instansi terkait seperti Dinas PU. “Beberapa titik kita temukan belum adanya perbaikan, seharusnya secepatnya diperbaiki,” ungkapnya.

Dia pun mengeluhkan jika pekerjaan perbaikan hanya asal-asalan. “Saya lihat jalan raya hanya ditambal begitu saja, sebaiknya digali dan dibuat baru kembali. Kami berharap kontraktor bekerja sesuai dengan ajuan yang dimasukkan. Karena jalan akan dinikmati anak cucu kita kelak,” pungkasnya. (tr-09/fgn)

Kirim Komentar