07 Jul 2018 09:13

Harganas Bentuk Ketahanan Keluarga

MyPassion
(dari kiri) Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Plt Kepala BKKBN Pusat Sigit Priohutomo, Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Theodora Pandjaitan, dan Asisten I Pemkot Manado Micler Lakat (ujung kanan). (Dok/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM — Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang digelar di Sulawesi Utara (Sulut) hingga Jumat (6/7) kemarin terpantau berjalan sukses. Rangkaian demi rangkaian acara telah digelar BKKBN dengan baik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKKBN Pusat dr Sigit Priohutomo MPH mengatakan, kegiatan Harganas ini memiliki pesan dan kesan penting.

"Harganas ini kita maksudkan untuk membuat ketahanan keluarga sehingga membuat generasi cerdas. Jadi memang tahun ini kita laksanakan bukan hanya sekedar seremonial. Tapi harus penuh makna dan kesan," ungkapnya kemarin.

Menurut Priohutomo, sesuai koordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini Menko PMK Puan Maharani,  acara ini harus sebisa mungkin berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, pihaknya mengajak semua peserta turun langsung ke masyarakat untuk berinteraksi.

"Sebelumnya kita telah turun di beberapa puskesmas yang ada. Itu kita lakukan untuk melihat langsung dukungan puskesmas terhadap program Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). BKKBN dan peserta jambore juga telah turun ke kampung KB untuk belajar. Jadi memang kegiatan selama ini dalam rangkaian Harganas adalah berinteraksi langsung dengan masyarakat," jelasnya.

Di sisi lain, Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Dra Theodora Pandjaitan mengatakan, serangkaian acara yang telah digelar sejak 2 Juli hingga kemarin (6/7). Di hari pertama, kegiatan mini flashmob. Di hari kedua, ada kegiatan taman keluarga dan lomba marching band.

"Kalau mulai dari tanggal 4 itu, sudah banyak acara yang kita gelar seperti bhakti sosial, festival palinggir, aksi genrevolution, lomba mewarnai, temu kader IMP dan PLKB. Kalau di tanggal 5 kita gelar acara dagang dan pameran, seminar nasional, bhakti sosial, aksi genrevolution, lomba pidato, penguatan KIE program KKBPK, jambore keluarga, dan temu kader. Dan pada tanggal 6 kita laksanakan temu prestasi progmar KKBPK, penyerahan penghargaan, BKKBN idol, bakti sosial, jambore keluarga dan temu kader. Kita laksanakan bakti sosial, lomba mewarnai serta temu kader. Besok (hari ini, Red) itu sudah acara penutupan kita. Dan kita sangat berterima kasih dengan semua dukungan dan partisipasi dari semua pihak yang terlibat dalam acara ini," imbuhnya.

Theodora menambahkan, di hari terakhir akan diikuti pejabat negara seperti Menko PMK Puan Maharani, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, dan beberapa pejabat pusat lainnya.

Acara tersebut dijelaskannya adalah puncak seperti fun bike, sarapan bersama dan nikah masal. Dirinya berharap hingga ditutupnya acara, semua dapat berjalan dengan sukses.

"Kita juga dalam rangkaian Harganas memberikan penghargaan kepada kepala-kepala daerah dan pihak terkait yang memang terlibat dalam program kependudukan ini. BKKBN memberikan penghargaan Cipta Karya Kencana, Dharma Karya Kencana, Wira Karya Kencana, Manggala Karya Kencana bagi ketua TP-PKK, Manggala Karya Kencana bagi gubernur, bupati dan wali kota. Serta ada juga penyematan tanda kehormatan Presiden RI Joko Widodo seperti Satyalancana Wira Karya dan Satyalancana Pembangunan," jelasnya.

Dalam acara penghargaan, Menteri PMK Puan Maharani mengatakan, pemberian penghargaan tersebut sudah melalui penelitian dan pengkajian dari tim.

"Dengan penghargaan ini bukan berarti semua pekerjaan sudah selesai. Semua yang terima penghargaan tentunya harus terus berjuang dan bekerja dalam rangka membangun kependudukan kita," pintanya.

Puan juga meminta agar semua peserta datang dan pulang dengan hati gembira.

Menurutnya, Harganas kali ini juga harus dijadikan momen saling berinteraksi, bukan hanya seremonial belaka.

"Ke depan kita juga akan buat kegiatan ini memang penuh makna. Tahun depab kita akan berikan lebih banyak pengharaan kepada mereka yang memang mendedikasikan dirinya untuk pembanguan manusia. Itu penting kita lakukan agar semua bisa berlomba-lomba dalam program kependudukan," ungkap cucu Presiden Pertama RI Ir Soekarno itu.

Di waktu yang sama, Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) mengatakan, hingga kemarin pihak bandara mencatat sekira 12 ribu orang mengunjungi Sulut karena Harganas.

Jelasnya ini, adalah momentum terbaik karena berdampak bagi sektor ekonomi masyarakat serta pariwisata.

"Iven seperti ini tidak apa-apa juga tahun depan di gelar di Sulut. Kita tentu akan menerima dan menjadi tuan rumah yang baik. Saya harap, semua yang datang ke sini bisa menikmati suasa alam yang indah di tanah yang penuh dengan toleransi ini," sebutnya. (tr-02/ite)

 

Kirim Komentar