07 Jul 2018 12:00

Harga Cengkih di BMR Turun Lagi

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM — Harga komoditi cengkih di Sulawesi Utara (Sulut) khususnya di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) kembali mengalami penurunan.

Pantauan koran ini, harga cengkih terjun sampai Rp 93 ribu per kilogram. Padahal harganya sempat naik Rp 100-102 ribu per kilogram.

Robert, pengelola CV Karya Tani di Kotabangon yang merupakan salah satu pembeli cengkih di Kotamobagu menyebutkan, penurunan sudah  terjadi Selasa (2/6). “Penurunan harga langsung dari pabrik rokok," ungkapnya.

Katanya, ada beberapa faktor yang menyebabkan turun harga. Yaitu pabrik rokok masih menyetop pembeli. Apalagi seluruh Indonesia lagi melakukan panen, kecuali Sulut dan Maluku. “Memang Sulut lagi panen, tapi hanya buah sisa dan itu tidak banyak," terangnya.

Lanjutnya Robert, petani yang datang menjual cengkih dalam perhari hanya sampai 200 kilogram. Padahal jika lagi banyak buah bisa sampai 500 kilogram.

"Mungkin karena musim dan cuaca, alhasil buahnya menjadi pengaruh," kata Robert.

Dirinya mengakui sebagian besar petani cengkih yang datang, berasal dari daerah Boltim dan sebagian Bolsel. “Saya berharap mudah-mudahan dalam waktu dekat pabrik bisa membuka kembali penjualan, agar harga bisa normal kembali seperti sebelumnya," pungkasnya. (tr-06/tan)

Kirim Komentar