06 Jul 2018 15:54

Tunggal Putra Runtuh, Taufik Hidayat Kritik Keras PBSI

MyPassion
Taufik Hidayat (Dok JawaPos.com)

MANADOPOSTONLINE.COM—Legenda bulu tangkis Indonesia Taufik Hidayat kembali menyoroti performa tunggal putra Merah Putih yang merosot setelah gagal bertahan di Indonesia Terbuka 2018. Taufik menilai hal ini disebabkan karena tidak maksimalnya kinerja pelatih yang ada.

Taufik berkicau setelah dua nama atlet tunggal putra PBSI Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting tumbang di babak awal. Jojo keok di tangan Viktor Axelsen (Denmark) di babak pertama, sementara Ginting takluk di bawah kaki Kento Momota (Jepang) di babak kedua.

Ini pun membuat Taufik prihatin. Melalui akun Instagram pribadinya @th_natanayo, dia berkomentar tentang runtuhnya tunggal putra di kandang sendiri.

"Habis sudah tunggal putra di kejuaraan Indonesia Terbuka 2018. Apakah pertandingan berikutnya masih dengan pelatih yang sama?,"katanya.

Komentar tersebut seakan ditunjukan kepada tim kepelatihan sektor tunggal putra PBSI. Menuurtnya PBSI harus ambil sikap tegas untuk memajukan bulu tangkis Indonesia dengan memakai pelatih yang betul-betul layak.

"Tinggal tunggu keberanian PBSI mengambil sikap atas kegagalan tunggal putra ini. Masih banyak pelatih yang bagus dan mumpuni di Indonesia ini," sambung Taufik di akunnya.

Untuk diketahui, Indonesia hanya menyisakan delapan wakil di babak perempat final. SAtu-satunya wakil tunggal putra yang masih berkompetisi adalah Tommy Sugiarto yang notabene merupakan pemain profesional independen yang tidak berada di bawah bendera PBSI.

Tommy lolos setelah mengalahkan wakil Taiwan, Chou Tien Chen dengan skor 21-13, 14-21 dan 21-18.

Selain Tommy, tujuh nama lainnya yang akan bertanding di babak perempat final pada Jumat (6/7) siang ini adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Berry Angriawan/Hardianto, Fajar Alfian/Mohammad Rian Ardianto, Tontowi/Liliyana Natsir, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Ricky Karandasuwardi/Debby Susanto, dan Greysia Polii/Apriyani Rahyu. (ISA). (jpc/mpo)

Kirim Komentar