06 Jul 2018 11:08

Tekan Angka Kematian Bayi, Dinkes Boltim Buat Program Balaba

MyPassion
Eko Marsidi

MANADOPOSTONLINE.COM—Dinas Kesehatan Kabupaten Boltim membuat inovasi untuk menjamin keselamatan ibu dan anak saat lahiran. Yakni program Bayi Lahir Bawa Akta (Balaba). “Hingga saat ini sudah ada  339 bayi yang sudah mendapatkan akta saat lahir. Program ini merupakan inovasi. Dengan harapan mampu menurunkan angka kematian kepada bayi dan ibu," ungkap Kadis Kesehatan Boltim Eko Marsidi, disela pameran inovasi publik di  Manado Town Square ( Mantos), kemarin.

Menurut Marsidi, program Balaba bisa meningkatkan kunjungan ibu bersalin ke fasilitas pelayanan kesehatan. "Keselamatan ibu dan anak merupakan hal yang sangat penting. Semoga dengan program seperti balaba akan banyak ibu yang memilih melakukan persalinan di Rumah Sakit (RS) terdekat. Agar keselamatannya bisa terjamin," katanya.

Dia berharap, semua petugas RS, Puskesmas, dan bidan-bidan yang ada bisa terus bekerja dan konsisten menjaga program tersebut. Supaya angka kehidupan bayi lebih besar dari pada kematian.

Terpisah, Anggota Komisi Tiga DPRD Boltim Nazarudin Simbala mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, Lalaba merupakan terobosan yang baik dan cocok untuk masyarakat Boltim. "Sangat bagus dan patut diapresiasi. Bahkan harus menjadi contoh daerah lain," singkatnya.

Diketahui program inovatif Balaba pertama kali diusulkan oleh Puskesmas Nuangan. Di tahun 2018, program itu sudah diikuti semua Puskesmas di Boltim. (tr-01/ite)

Kirim Komentar