06 Jul 2018 12:35

Sampah Mulai Tak Karuan di Pasar Beriman

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Kondisi Pasar Beriman di Kelurahan Paslaten jauh dari kata higienis. Tumpukan sampah limbah pedagang mulai tak karuan. Minimnya tempat pembuangan akhir plus tenaga di lapangan jadi kambing hitam. Direktur Utama (Dirut) PD Pasar James Rotikan beralasan, kekurangan jumlah yang tak lebih dari 16 orang jadi kendala. “Hanya 16 orang harus menyisir lokasi yang kurang lebih satu hektare ini,” kelit dia.

Dia menjelaskan, selain kekurangan petugas, kesadaran pedagang juga jadi permasalahan.  Lebih jauh, dikatakannya, kondisi ini makin diperparah dengan aksi tambah sampah dari pedagang. Olehnya, permintaan ladbak yang bisa diangkat sewaktu-waktu jadi solusi guna meminimalisir banyaknya lokasi sebaran sampah. “Ada permintaan satu ladbak yang bisa diangkut Dinas Lingkungan Hidup saat aktivitas jual beli selesai tiap hari. Idealnya tiga ladbak,” tukasnya.

Senada, Direktur Umum PD Pasar Boy Nganget menyatakan, upaya peningkatan kualitas pasar yang diproyeksikan jadi pasar internasional ini terus dilakukan. Namun, pihaknya makin optimis jika permintaan ladbak nantinya bisa di kabulkan. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat dinas terkait bisa merealisasikan permintaan kita,” singkat dia.

Terpisah, Tokoh Masyarakat Kota Tomohon Josis Ngantung berharap Pemerintah Kota Tomohon bisa lebih memperhatikan keberadaan pasar yang dikenal menjual dagangan daging ekstrem ini. “Termasuk pengelolaan tata parkirnya. Tak jarang mau masuk di dalam pasar macet. Padahal, jalannya luas,” singkat Ngantung. (jul/fgn)

Kirim Komentar