06 Jul 2018 15:26
Toga: Peran Orang Tua Penting

Narkoba Gerogoti Generasi Muda Sulut

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Kasus penyalagunaan narkoba di Sulawesi Utara (Sulut) tak pernah berhenti. Dengan berbagai usaha pemerintah terus berupaya untuk menekan kasus ini. Namun sampai sekarang, barang haram ini masih menggerogoti generasi muda. Hal ini membuat para tokoh agama (toga) Sulut angkat bicara.

Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS), Bidang Ajaran, Pembinaan, dan Pengembalaan (APP), Pdt Anthonius Dan Sompe MTeol MPdK mengatakan, kasus peyalahguanaan obat terlarang ini sudah sangat memprihatinkan dan lebih parahnya lagi kasus ini lebih banyak dilakukan oleh para anak muda. "Dalam hal ini tentu orang tua harus menjadi pintu utama dalam membimbing anak agar tidak terjerumus dalam hal-hal demikian, termasuk memberikan perhatian yang lebih sebagai orang tua terhadap anak," ujarnya.

Lanjutnya, terkadang anak-anak melakukan hal yang tidak baik ketika kurang mendapatkan perhatian di rumah. "Selain terus mengingatkan anak orang tua kiranya juga menjadi teladan dalam segala hal," ucapnya.

Pdt Dan menambahkan, langkah efektif yang perlu dilaksanakan saat ini, iyalah keterlibatan semua pihak agar dapat bekerja sama, baik untuk saling membimbing maupun saling mengingatkan. Terlebih dalam setiap pertemuan ibadah, agar terus mengingatkan akan bahaya Narkoba itu sendiri. "Selain terus mengingatkan dalam bermasyarakat dan berjemaat bimbingan yang dilaksanakan ditengah-tengah keluarga tentu menjadi hal yang paling penting," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur mengatakan, peran toga sangat penting dalam menyosialisasikan tentang bahaya narkoba. "Dalam setiap kesempatan, baik dalam khotbah jumaat maupum pertemuan dengan masyarakat lainnya, diharapkan toga jangan pernah lelah untuk menyampaikan kebenaran," ungkapnya.

Dia menambahkan, peran orang tua dalam mengawasi anak sangat perlu. Anak ke mana, dengan siapa orang tua perlu mengetahuinya. "Untuk membeli narkoba tentu perlu uang, orang tua juga perlu tahu setiap uang yang anak keluarkan itu untuk apa," pungkasnya.

Terpisah, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Manado Drs Ida Bagus Ketut Alit MPd mengatakan, sejak dulu narkoba ini sudah dilarang karna sangat merusak manusia itu sendiri, terlebih anak muda. "Saya kira setiap agama sangat melarang keras akan pemakaian narkoba, karena dengan memakai narkoba kita telah dengan sengaja merusak tubuh yang dianugerakan Tuhan," jelasnya.

Katanya juga, keluarga mempunyai peran penting di tengah-tengah kehidupan, orang tua harus dapat menjaga, memperhatikan bahkan bersama-sama membawa keluarga untuk lebih dekat kepada Tuhan. "Orang tua juga harus mampu mengontrol kegiatan anaknya, kalau perlu rutin mengecek baik kamar sampai tas yang anak gunakan," pungkasnya.(tr-07/tan)

Kirim Komentar