06 Jul 2018 10:01

Dua Hari Tanpa Nasi Dongkrak Perekonomian

MyPassion
Jabes Gaghana

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe tak henti-hentinya sosialisasikan program dua hari tanpa makan nasi. Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana ME menyebutkan, pertumbuhan ekonomi ada pada basis pertanian. Karena penyumbang produk domestik regional bruto (PDRB) 30 persen ada pada sektor pertanian. “Program dua hari tanpa makan nasi bukan hanya program pemerintah, tetapi program seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ujar Jabes.

“Masyarakat mendukung untuk membeli hasil tanaman petani Sangihe. Sehingga, petani kita inilah yang harus kita dorong agar daya beli dan pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik,” tuturnya.

Lanjut, Gaghana masih banyaknya pasokan pangan lokal seperti ubi dan talas dari luar daerah. Hal ini disebabkan karena kurangnya suplai pangan lokal. “Hal ini disebabkan karena pertama import suplay kita terhadap pangan lokal kurang, tapi jika suplai kita banyak pasti importnya akan hilang. Tapi masih ada keluhan, di mana pembeli pangan lokal minim,” tandasnya.

Dia akan membentuk tim kerja supaya betul-betul menyisir hingga ke rumah makan agar mengikuti program dua hari tanpa makan nasi. "Ini untuk rakyat. Program dua hari tanpa nasi benar-benar harus dirasakan manfaatnya terutama untuk kesehatan,” tandasnya.

Sementara itu, generasi muda Sangihe N Manamuri mengapresiasi pembentukan tim kerja untuk memantau hasil pangan lokal produksi petani Sangihe. “Ini sangat baik, agar supaya tidak ada lagi ubi ataupun talas yang dibeli masyarakat Sangihe dari Manado, kemudian dijual lagi di Sangihe. Ini saya rasa sangat menyedihkan,” tutup Manamuri.(wan/gnr)

Kirim Komentar