05 Jul 2018 14:44

Tiang `PLN-Telkom` Jalan Jhoni Kotabangon Ganggu Arus Lalu Lintas

MyPassion
Beberapa dinas terkait, mengikuti Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Rabu (4/7). (Claudia Rondonuwu/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kotamobagu menyorot tiang listrik yang menggunakan bahu jalan di persimpangan Jalan Jhoni Kelurahan Kotabangon karena menggangu arus lalu lintas (lalin).

Menurut Kepala Dishub Nasli Paputungan, tiang harus dikeluarkan sebab mengganggu perencanaan pemasangan traffif light di persimpangan tersebut. "Kami rencananya akan pasang traffif light di persimpangan itu. Nah, yang menjadi kendala adalah keberadaan tiang yang entah milik Telkom atau PLN itu yang sudah menggunakan bahu jalan," jelas Paputungan pada Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Rabu (4/7).

Sementara itu, perwakilan PT Telkom Kotamobagu Wira Indrawan membantah keberadaan tiang tersebut milik mereka. Sebab kata Wira, tiang tersebut tidak menampung aliran kabel milik Telkom. "Sesuai informasi itu bukan milik kami, sebab tidak menampung material kabel milik Telkom," bantah Wira.

PLN Kotamobagu juga membantah kepemilikan tiang itu. "Nanti itu kami cek kembali. Kalau pun benar maka akan dipindahkan. Tapi setahu kami tiang itu bukan milik PLN. Tentunya kami akan lakukan pengecekan kembali," ujarnya Staf Perencanaan R Sandi Rachmad Pratama.

Meskipun begitu, pihak Dishub minta kedua lembaga tersebut segera melakukan pengecekan tentang kepemilikan tiang tersebut. "Kami juga bingung sebenarnya ini tiang milik siapa. Kalaupun tidak bertuan, maka kami akan lakukan tidakan tegas terhadap keberadaan tiang tersebut," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LPM) Kelurahan Kotabangon Iwan Mokodompit juga meminta instansi terkait segera melakukan pemindahan tiang tersebut. Karena selain menggangu arus lalu lintas, juga sering menyebabkan  kecelakaan.

"Sudah berapa kali terjadi kecelakaan di kompleks itu, bahkan pengendara roda tiga atau bentor pernah menabrak tiang tersebut. Saya mewakili masyarakat setempat meminta secepatnya pihak terkait memindahkan tiang tersebut," pungkasnya.(tr-06/tan)

Kirim Komentar