05 Jul 2018 13:04

Masih Ada Kesempatan untuk Calon Mahasiswa Yang Tak Lolos SBMPTN

MyPassion
Hesky Kolibu

MANADOPOSTONLINE.COM—Calon mahasiswa di Sulawesi Utara tak perlu berkecil hati. Jika belum lolos ikut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018. Masih ada kesempatan masuk jalur lain.

“Saya ucapkan selamat bagi anak Indonesia yang mendapatkan kesempatan yang baik kali ini. Bagi yang belum lolos, masih ada kesempatan lain melalui jalur Seleksi Mandiri,” tutur Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir di Gedung Kemenristekdikti.

Diketahui, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado juga memiliki jalur mandiri, selain SNMPTN dan SBMPTN. Yaitu jalur Mandiri T2 (Tumou Tou). “Dengan rincian presentasi penerimaan; SNMPTN 35 persen, SBMPTN 35 persen, dan jalur Mandiri 30 persen. Sehingga semuanya berjumlah menjadi 100 persen,” singkat Juru Bicara Unsrat Hesky Kolibu MT.

Sambung menristekdikti, calon mahasiswa baru juga memiliki kesempatan mendaftar di perguruan tinggi swasta yang saat ini kualitasnya semakin baik. “Kita punya 4.579 perguruan tinggi di Indonesia yang tercatat di laman Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Tolong dicek apa perguruan tinggi itu aktif atau tidak. Semoga yang aktif jadi pilihan anak Indonesia," ungkap Nasir.

Sebanyak 165.831 siswa lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di 85 PTN seluruh Indonesia. Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri (SNPMB PTN) 2018 mengumumkan hasil seleksi itu di Kantor Kemenristekdikti, Senayan.

“Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari 860.001 peserta pendaftar yang telah mengikuti ujian tertulis baik Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC), maupun Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dilaksanakan secara nasional pada 8 Mei 2018 dan ujian keterampilan pada 9-11 Mei 2018," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pusat SNPMB PTN 2018 Ravik Karsidi menyebutkan program studi yang paling banyak diminati hampir sama dengan tahun sebelumnya. "Untuk Saintek yang paling banyak diminati Ilmu Kedokteran, Farmasi, Teknik Informatika. Sedangkan untuk Soshum yang paling banyak diminati yaitu Manajemen, Akuntansi, dan Ilmu Komunikasi. Sementara untuk prodi baru yaitu Aktuaria dan Ilmu Komputer yang sesuai dengan tuntutan perkembangan terakhir atau era revolusi industri 4.0," terang Ravik.

Diketahui, panitia SNPMB PTN 2018 melakukan terobosan dengan memanfaatkan teknologi informasi yaitu dapat menggunakan sistem Android dalam pelaksanaan ujian. Total peserta kelompok Non-Bidikmisi diterima sebanyak 122.558 peserta, dan peserta berpotensi menjadi penerima Bidikmisi diterima sebanyak 43.273 peserta.

Kemudian, berdasarkan jenis ujian yang diikuti, peserta Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) diterima sebanyak 160.778 peserta, peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) diterima sebanyak 5.053 peserta. Selanjutnya perincian peserta diterima menurut kelompok ujian yaitu, kelompok Saintek diterima sebanyak 68.333 peserta, kelompok Soshum diterima sebanyak 64.882 peserta, dan kelompok Campuran diterima sebanyak 32.616 peserta. Panitia Pusat SNPMB PTN 2018 juga menetapkan, 45 (16,9%) peserta diterima dari sebanyak 267 pendaftar yang berkebutuhan khusus.(gnr)

Kirim Komentar