05 Jul 2018 12:57

Lagi, Kantor KPU Talaud Diserbu Massa

MyPassion
Perwakilan massa berdialog dengan komisioner KPU Kader Talenggoran dan Sekretaris KPU Nelwan Maloring, kemarin. (Dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Ratusan warga yang menamakan Aliansi Masyarakat Peduli Pilkada melakukan aksi demo di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Talaud, Rabu (4/7) kemarin. Massa bergerak dari Lapangan Sangkudiman menuju kantor KPU Talaud pukul 14.15 Wita. Di sana massa menyampaikan aspirasi mereka dikawal ketat ratusan aparat kepolisian dan TNI.

Koordinator aksi Hariono Bawonseet membeberkan beberapa fakta yang jadi indikasi kecurangan pada pencoblosan 27 Juni lalu. Di mana terdapat surat keterangan (suket) fiktif yang kebanyakan foto copy (tidak asli). Indikasi kecurangan lainnya, kata Bawonseet, daftar hadir terjadi penggelembungan suara yang menambah jumlah kertas suara terpakai tidak sesuai dengan daftar hadir pemilih. "Kami meminta Panwaslu Kabupaten Talaud memberi rekomendasi pemungutan suara ulang pada beberapa wilayah yang kami nilai melakukan kecurangan," ujar Bawonseet

Di samping itu, Bawonseet meminta Panwaslu dan aparat menarik kotak suara yang diduga terjadi pelanggaran dan membuka serta meneliti pelanggaran tersebut di depan saksi para pasangan calon. "Kami tidak mau pemimpin yang lahir dari sebuah kecurangan. Kita mau pemimpin lahir dari proses demokrasi jujur dan adil," tambahnya.

Usai menyampaikan aspirasi, diutus lima orang perwakilan massa menemui Komisioner KPU Talaud Kader Talenggoran dan Sekretaris KPU Nelwan Maloring. Terkait adanya indikasi kecurangan yang terjadi, KPU meminta waktu selama tiga hari ke depan mencocokkan data di lapangan. "Berikan kesempatan kepada kami untuk bekerja dengan baik agar apa yang menjadi tuntutan bapak/ibu dapat kami  laksanakan," ujar Talenggoran. Sembari menyampaikan kepada perwakilan massa menyalurkan aspirasi. "Kalau memang ada indikasi pelanggaran yang secara masif, terstruktur, dan bisa dibuktikan dokumennya, kami siap diproses," pungkasnya. Usai menyampaikan aspirasi, pengunjuk rasa selanjutnya meninggalkan kantor KPU dengan tertib dan aman.(fik/gel)

Kirim Komentar