05 Jul 2018 12:38

Bakal Dikunjungi Presiden, Manado Mulai Disterilkan

MyPassion
FX Surya Kumara

MANADOPOSTONLINE.COM—Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan kembali datang ke Manado. Kali ini, kunjungan orang nomor satu di Indonesia ini, hendak menghadiri kegiatan Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XXV Tahun 2018 tanggal 6-7 Juli di Lapangan Megamas.

Terkait kedatangan presiden, jajaran Polresta Manado mulai mengatensi pengamanan kota. Personel Polresta Manado, Rabu (4/6), telah mengelar apel kesiapan kunjungan yang dipimpin Kabag Ops Kompol Farly Rewur, mewakili Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kumara.

Disampaikan Rewur, personel akan dibagi di beberapa titik di kawasan Megamas. “Titik-titiknya di lapangan basket Megamas, halaman parkir samping Mer 99, halaman parkir Mega Mall, Giat Kawasan Megamas, The Club Manado dan area pohon kasih. Polresta Manado sendiri menurunkan sebanyak lima puluh lima personil untuk penjagaan,” sebut Rewur.

Tambahnya, karena sudah dekat hari kedatangan presiden, jajaran Polresta sudah disebar untuk melakukan pengamanan. “Bagi personel yang sudah mendapat Surat Perintah di Lapangan Megamas, saat ini juga (kemarin) sudah mulai bertugas,” bebernya. Menurutnya, mulai saat ini penjagaan wilayah Megamas diperketat. Baik kendaraan masuk atau keluar dari kawasan. “Saya berharap semua personel bertanggung jawab atas kinerjanya melakukan pengamanan. Terutama pada hari kedatangan presiden,” tutup Kabag Ops.

Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dan BKKBN terus mematangkan persiapan Hari Keluarga Nasional (Harganas). Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) Dr dr M Yani dan Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) Dwi Listyawardan sudah mengunjungi Sulut untuk merapatkan persiapan Harganas tersebut.

Dalam rapat koordinasi (rakor) itu, Yani mengingatkan persiapan harus segera dimatangkan. Seperti sarana dan prasarana untuk menyambut ribuan tamu harus segera diselesaikan. Termasuk untuk mengundang semua pimpinan daerah se-Indonesia.

"Jadi memang dalam Harganas nanti, kita mengundang semua gubernur, bupati dan wali kota se-Indonesia. Ini seperti biasanya yang kita lakukan. Karena itu semua persiapan memang harus segera dimatangkan," imbuhnya.

Tambahnya, koordinasi panitia lokal dan panitia pusat juga harus terus digiatkan. “Tujuannya agar ada kesepemahaman bersama dalam rangka perispan Harganas,” katanya. Lanjut Yani, peserta yang akan hadir diperkirakan sebanyak 15 ribu.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Edwin Silangen mengatakan, acara puncak nanti akan digelar dalam dua bentuk kegiatan. Pertama sarapan bersama di Taman Keluarga dan yang kedua acara di tenda utama. “Inikan banyak acara dalam tempat berbeda. Karena itu, harus ada pembagian panitia dan jumlah peserta yang tepat. Agar tidak ada penumpukan panitia di satu tempat," ungkapnya.

Semua kebutuhan acara dijelaskannya, telah disiapkan perangkat daerah yang telah dipercayakan menjadi koordinator. Lanjutnya, yang penting juga peserta yang hadir harus bisa diketahui agar tidak ada penumpukan. “Kita sekarang mengutamakan laporan jumlah peserta. Karena itu, saya sudah meminta BKKBN agar memasukan nama-nama peserta yang akan hadir,” tandasnya.(tr-02/rgm/gnr)

Kirim Komentar