05 Jul 2018 09:59

9832 Warga Minut Terancam Rumit Menyalurkan Hak Pilih

MyPassion
Hendra Lumanauw

MANADOPOSTONLINE.COM—Warga Minahasa Utara (Minut) bakal menentukan 30 wakil rakyat 2019 nanti. Meski begitu, sebanyak 9832 warga Minut yang memiliki hak pilih bakal kesulitan menyalurkan hak politiknya saat pelaksanaan pesta demokrasi nanti.

Pasalnya, sekira 9832 warga wajib pilih tersebut belum memiliki E-KTP.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan SDM Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minut Hendra Lumanauw MA mengatakan, saat ini memang masih banyak warga yang sudah seharusnya wajib E-KTP tapi belum memiliki KTP maupun Surat Keterangan (Suket). "Jadi sesuai data yang kami pegang masih ada 9832 warga yang tidak mengantongi E-KTP, kiranya masyarakat yang belum memilikinya, harus proaktif. Jika tidak, hak suara mereka bisa hilang," tuturnya.

Hal ini untuk menghindari, agar mereka tidak kehilangan hak mereka sebagai warga negara Indonesia dalam memberi suara. Karena untuk melakukan pengambilan hak suara harus ada E-KTP atau Suket.

Lumanauw juga menambahkan, sebagian warga yang belum memiliki E-KTP, bisa dibantu setiap parpol, untuk bisa mengarahkan mereka membuat E-KTP ke Discapilduk, agar tidak kehilangan hak mereka.

"Apalagi saat ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, pembuatan E-KTP di permudah, jadi masih ada kesempatan untuk melakukan perbaikan di Data Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) dari tanggal 8 sampai 21 Juli. Kami dari KPU tidak berhak memaksa untuk pembuatan E-KTP. Tapi sayangkan, jika hak suara sebanyak itu tidak diakomodir," tutupnya.(tr-04/ria)

Kirim Komentar