04 Jul 2018 15:26

Menag: Mina Butuh Pembenahan

MyPassion
Lukman Hakim

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintah Arab Saudi telah memberikan berbagai kemudahan dan fasilitas kepada Indonesia untuk menyelenggarakan ibadah haji. Meski demikian, masih ada satu problem yang belum terselesaikan hingga saat ini. Yakni, pembenahan sarana dan prasarana untuk jamaah haji Indonesia di Mina.

Menurut Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, kondisi Mina saat ini sering dikeluhkan jamaah. Terutama kondisi tenda penginapan dan toilet umum. Menag menambahkan, jumlah tenda dan toilet masih jauh dari ideal. Akibatnya, jamaah sering merasa kurang nyaman saat melaksanakan rukun mabit (menginap) di Mina. Padahal, puncak kelelahan jamaah ada di tempat tersebut. ’’Anda bisa bayangkan, energi jamaah di Mina sudah terkuras. Apalagi mereka harus menuju jamarat yang jauh dan suhu yang bisa mencapai 50 derajat celsius,’’ katanya di kantor Kemenag, Jakarta, kemarin (2/7).

Sejak tiga tahun lalu, Menag sering menyampaikan secara resmi kepada pemerintah Arab Saudi, baik lisan maupun surat, mengenai perlunya peningkatan tenda dan toilet di Mina. Namun, hingga kini masalah tersebut masih dalam tahap pembicaraan.

Menag menyadari, secara syar’i, lokasi Mina hanya di tempat tersebut. Tidak mungkin diperluas ke samping. Lahan yang terbatas itu membuat Mina tidak memungkinkan untuk ditambahi bangunan baru. ’’Kami mau mendatangkan toilet mobile saja susah. Space-nya tidak ada,’’ katanya.

Hal itu berbeda dengan Mekkah dan Madinah yang bisa dibangun hotel sebanyak-banyaknya. Karena itu, Menag mengusulkan agar tenda penginapan jamaah dibangun bertingkat. Begitu juga dengan toilet. Dengan cara tersebut, Menag yakin kendala di Mina bisa teratasi. ‘’’Menurut saya, itulah satu-satunya pilihan yang bisa diambil,’’ tegasnya.

Menag melanjutkan, selama sarana dan prasarana Mina belum dibenahi, menambah kuota jamaah haji justru sangat berbahaya. ’’Jangan dianggap saya menolak tambahan kuota lho ya. Saya orang paling berbahagia jika Pemerintah Arab Saudi menambah kuota haji,’’ katanya. Tapi, lanjut Menag, jika tenda dan toilet di Mina tidak ditambah, malah membahayakan keselamatan jamaah sendiri,’’ tukasnya.(jpg)

Kirim Komentar