04 Jul 2018 09:57

Kesal, Tidak Diizinkan Berjualan, Pedagang Ngamuk di PT Conch

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Empat pedagang mengamuk di depan pintu PT Conch, karena tak terima perlakuan Satpam, yang tidak mengizinkan masuk untuk berdagang. Sedangkan pedagang lain yang adalah istri dari Satpam bisa masuk berdagang di dalam PT Conch.  Hal tersebut diungkapkan salah pedagang dari Inobonto yang tak mau namanya dikorankan, Selasa (3/7), kemarin.

Menurut dia, semenjak berdirinya PT Conch sampai sekarang dia berjualan di daerah ini.  "Sejak PT Conch dibangun kami sudah jualan di sini dan tidak dilarang. Nanti akhir-akhir ini saat sudah jadi gedungnya, kami dilarang untuk berjualan di dalam PT Conch. Bukan hanya sekali ini saja kami di larang masuk ke dalam untuk berjualan. Sudah banyak kali," katanya, dengan nada kesal. 

Dia mengatakan,  mereka sudah menunggu semenjak pagi sampai siang hari tidak diizinkan masuk berjualan. “Lihat dagangan kami belum ada yang terjual,” ujarnya, kepada koran ini.  

Dia mengungkapkan, sudah mengurus izin untuk berjualan di PT Conch tapi tetap tidak diizinkan. Alasan pihak perusahan katanya,  jangan sampai ada bos besar yang datang untuk mengecek atau melihat PT Conch. "Yang membuat kami marah, karena ada satu pedagang yang  istri Satpam diperbolehkan masuk berjualan. Sedangkan kami dari pagi di sini, tidak diizinkan,” ungkapnya.

Satpam PT Conch saat dikonfirmasi tak menjawab. Malahan melarang media untuk meliput kejadian tersebut. Tampak empat ibu-ibu (pedagang) mengamuk kepada Satpam. Sangking marahnya, dua pedang sampai menangis. (cw-03/ite)

 

Kirim Komentar