04 Jul 2018 15:23

Kakanwil Kemenag Sulut: Waspadai Gerakan Intoleran

MyPassion
Kakanwil Kemenag Sulut Dr H Abdul Rasyid Mag, saat memberikan materi pada kegiatan Antisipasi dan Pencegahan Adanya Organisasi /Kelompok Radikal dan Anti Pancasila di Wilayah Sulawesi Utara, Senin (2/7).(Dok Kemenag)

MANADOPOSTONLINE.COM—Tiga bentuk gerakan radikal berkembang di Indonesia saat ini. Menurut Kakanwil Kemenag Sulut Dr H Abdul Rasyid MAg menjelaskan, bentuk gerakan itu seperti kelompok teroris.

"Kelompok teror ini lebih bertumpu pada ketidakpuasan  atas sistim pemerintahan maupun idiologi negara serta ketimpangan pada sumber-sumber ekonomi," urai Kakanwil saat memberikan materi pada kegiatan Antisipasi dan Pencegahan Adanya Organisasi /Kelompok Radikal dan Anti Pancasila di Wilayah Sulawesi Utara yang diselenggarakan Polda Sulut di Hotel Peninsula Manado, Senin (2/7).

Mantan Kepala Biro IAIN Gorontalo itu menambahkan, ada juga gerakan yang diusung dalam bentuk pemikiran serta anti kekerasan, yang tak mudah di deteksi. "Gerakannya tidak radikal, tetapi ideologi yang diusung untuk mengganti Pancasila dengan sistem lain seperti Khilafah Islamiyah," terang Rasyid di hadapan 40 peserta anggota Polri dan TNI.

Terakhir, gerakan yang secara ideologi tidak mengganggu Pancasila, tetapi cara yang digunakan sangat radikal untuk memaksakan kehendaknya. "Kelompok ini selalu merasa paling benar dan menganggap kelompok-kelompok lain salah. Gerakan ini harus diwaspadai karena sangat intoleran dan menganggap keyakinan merekalah yang paling benar," tegas suami Irma Hunta itu.(*)

Kirim Komentar