04 Jul 2018 11:58

Harga Kopra Terus Anjlok

MyPassion
Allan Mingkid

MANADOPOSTONLINE.COM—Anjloknya harga kopra, membuat petani terus menjerit. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) menghimbau petani mengolah tanaman lain di luar kelapa, dengan menggunakan tanaman jangkan pendek.

Asisten II Minut Allan Mingkid mengatakan, anjloknya harga kopra bukan hanya di Minut saja, tetapi dari semua daerah di Sulut. "Harganya turun karena mekanisme pasar, dengan anjloknya harga kopra nilai tukar petani kita turun," ucapnya.

Untuk itu, kami berharap, petani bisa melakukan tanaman lain di luar kelapa seperti jagung atau kedelai karena bisa panen jangka pendek.

Mingkid menambahkan, padi, jagung dan kedelai saat ini di genjot Dinas Pertanian. "Kiranya disetiap bawah pohon kelapa bisa ditanam tanaman jangka pendek, agar saat harga kopra dibawah, tanaman ini bisa menjadi alternatif penghasilan," jelasnya.

Ditambahkannya, saat ini di Minut ada tiga pabrik kelapa, itu juga bisa membantu petani kita karena di beli biji kelapa. Memang untuk oprasi turunan kelapa ini belum beroprasi di Minut, kita masih fokus untuk pengolahan kelapa jadi, dalam bentuk kopra maupun membuat tepung kelapa.

Kedepan, akan ada alat untuk pengolahan turunan kelapa. "Jadi dalam waktu dekat kami akan bekerja sama dengan Dinas Perindustrian akan melakukan pengolahan pelatihan pembuatan arang tampurung itu juga bagian dari kelapa yang bisa ada nilai ekonomis," tutupnya.(tr-04/ria)

Kirim Komentar