03 Jul 2018 09:08

PNS Segera Nikmati Gaji 13

MyPassion

MANADO—Kabar gembira untuk pegawai negeri sipil (PNS) di Sulawesi Utara (Sulut) di awal Juli ini. Para abdi negara segera menikmati gaji 13. Gaji 13 ini diberikan kepada PNS untuk membantu pembiayaan anak sekolah di tahun ajaran baru.

 

Diketahui, biaya kebutuhan pendidikan anak saat ini cukup tinggi. Contohnya tingkatan SD, diperkirakan menyentuh Rp 755 ribu per anak. Dengan rincian biaya beli kemeja 100 ribu, celana 100 ribu, sepatu 300 ribu, tas 200 ribu, topi 15 ribu, ikat pinggang 15 ribu, kaos kaki 25 ribu. Harga tersebut untuk satu pasang seragam sekolah. Belum lagi jika ada PNS yang anaknya duduk di jenjang SMP atau SMA, bahkan perguruan tinggi. Biaya pendidikan mereka dipastikan lebih tinggi.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur Negara (KemenPAN-RB) Herman Suryatman pun memastikan secara nasional penyaluran gaji 13 dilakukan Juli ini.

“Bulan ini cair, tapi tergantung satuan kerja dari tiap kementerian/lembaga. Mereka akan mengacu pada PMK (peraturan menteri keuangan, Red), karena pencairan teknisnya di sana,” ujar Herman dilansir dari CNBC Indonesia, Senin (2/7).

Dia menjelaskan, penyaluran gaji 13 merupakan salah satu insentif yang diberikan pemerintah untuk membantu biaya anak sekolah PNS. Insentif ini diharapkan dapat digunakan sebaik-baiknya oleh PNS. “Ini diberikan untuk membantu biaya anak sekolah. Idealnya, akan diberikan pada saat anak masuk sekolah. Tapi teknisnya ada di Kemenkeu,” katanya.

Penyaluran gaji 13 bukan hanya diberikan kepada PNS aktif. Pensiunan dan pejabat negara pun akan mendapatkan insentif tersebut. Kebijakan gaji 13 tahun ini ditetapkan Presiden dalam bentuk Peraturan Pemerintah kemudian Menteri Keuangan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan sebagai petunjuk teknis pelaksanaan pembayaran gaji 13. Gaji 13 dibayarkan sebesar gaji pokok, tunjangan umum, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, dan tunjangan kinerja.

Sementara untuk pensiunan, gaji 13 dibayarkan sebesar pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan/atau tunjangan tambahan penghasilan.

Pengajuan permintaan pembayaran gaji/pensiun/tunjangan ke-13 oleh satuan kerja kepada KPPN pun sudah dilaksanakan mulai akhir Juni, agar dapat dibayarkan awal Juli ini.

Dia berharap, pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kotadapat menyelaraskan waktu pembayaran gaji ke-13 sesuai Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri Keuangan.

Untuk Pemprov Sulut sendiri, pencairan gaji 13 sudah mulai berproses. “Memang ini akan dibayarkan pada awal Juli ini. Karena itu, beberapa juga telah terbayarkan dan sisahnya sementara beproses. Pokoknya di awal Juli ini semua tuntas,” jamin Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulut Gammy Kawatu, kemarin.

Dia juga memastikan pembayaran gaji 13 tidak akan molor. Karena anggarannya sudah tertata dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Sulut.

“Ya sudah tidak mungkin lagi terlambat. Kan sudah ditata dalam APBD. Saya rasa dalam sepekan berjalan ini, semua sudah bisa tuntas terbayarkan. Jadi kita minta semua sabar, sudah sementara berproses,” tuturnya.

Kawatu menambahkan, anggaran yang disiapkan untuk pembayaran gaji 13 sebesar Rp 97 miliar. Jumlahnya sama dengan gaji pokok pada umumnya dan tanpa potongan apa pun.

12
Kirim Komentar