03 Jul 2018 09:46

Banyak Barang Tol Laut Rusak

MyPassion
KM Kendaghe Nusantara menjadi salah satu kapal pengubung tol laut yang membawa barang-barang ke Talaud. (Fikantri/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui Kabid Perdagangan  Djamaluddin Liputo mengungkapkan, barang orderan yang dibawa dengan tol laut kebanyakan rusak. Hal tersebut menimbulkan kerugian bagi para pedagang. Liputo menyebutkan, kerusakan barang sembako seperti beras, mie instan, telur dan lain sebagainya disebabkan terlampau lamanya berada di kapal, karena waktu pelayaran yang panjang.

"Barang terlalu lama tertahan di kapal.  Pedagang mengeluh banyak produk rusak. Ditargetkan barang bisa tiba sebelum lebaran, namun ternyata baru tiba pekan lalu. Ini akan kami evaluasi,” bebernya.  Dia menambahkan, trayek KM Kendaghe Nusantara selaku penghubung yang membawa barang tol laut terlalu panjang.

Sejauh ini, lanjutnya, sudah 12 pedagang yang bergabung dalam gerai   maritim tol laut. Semuanya menandatangani pakta integritas untuk menjual dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah  pusat. “Dalam pakta integritas telah disepakati pedagang diwajibkan menjual barang sesuai harga  eceran tertinggi atau HET yang ditetapkan pemerintah pusat," ucapnya. Ditambahkannya, sesuai jadwal tol laut akan masuk di Talaud sebulan sekali. Tapi itupun tergantung dari permintaan atau kebutuhan pedagang. "Tergantung orderan pedagang," tandas Liputo. (fik/gel)

Kirim Komentar