28 Jun 2018 14:30
Diminta Realisasikan Visi-Misi

Toga: Paslon Terpilih Amanah Rakyat

MyPassion

 

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di enam kabupaten/kota di Sulawesi Utara (Sulut) telah dilaksanakan kemarin (27/6). Meskipun harus menunggu hasil rekapitulasi pasti dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun kemarin melalui quick count sudah ada calon yang hampir dipastikan menang dalam kotestasi politik ini. Hal ini tentu menjadi apresiasi bagi seluruh kalangan masyarakat, termasuk para toko agama (toga).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur mengatakan, setiap pemilihan pasti ada yang menang dan kalah. Tentunya bagi yang kalah agar harus menerima akan setiap hasil yang ada dan bagi yang menang agar supaya jangan terlalu tenggelam dalam eforia yang ada saat ini. "Bagi mereka yang terpilih, itu merupakan sebuah amanah yang telah diamanatkan oleh rakyat, dan hal itu harus dijaga dan harus juga dibuktikan, kalau amanah yang telah dipercayakan oleh rakyat tidak akan sia-sia nantinya," ujarnya.

Senada Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Js Pon Riano Baggy mengungkapkan, kita sama-sama bersyukur, karena pemilihan Pilkada khususnya di Sulut telah berakhir dan tentunya setiap kompetisi pasti ada menang dan kalah. Bagi yang kalah harus menerima dengan tabah, karena pasti masi akan ada kesempatan dilain waktu maupun tempat. "Banyak selamat bagi mereka yang menang, melalui quick count. Semoga apa yang telah disampaikan saat kanpanya lalu, terkait visi dan misi dapat benar-benar direalisasikan, karena setelah menjabat pasti rakyat juga akan menilai," pungkasnya.

Terpisah Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) mengatakan, menang atau kalah, sebagai orang beriman kita tentu harus melihat dari sisi theologi, kalau ini merupakan rancangan atau designe dari Tuhan. Sebagai masyarakat religius tentu kita harus menerima akan setiap hasil yang ada. "Tentunya saya menghormati setiap hasil pemilihan cepat yang ada, meskipun untuk hasil pastinya, memang kita harus menunggu hasil dari KPU, baru menanggapi lebih lanjut terkait hasil pesta demokrasi ini," tandasnya.(tr-06/tan)

Kirim Komentar