21 Jun 2018 10:36

Usai Lebaran, Harga Bapok di Bitung Normal

MyPassion
Tim pemantau dari Dinas Perdagangan saat turun memantau harga usai lebaran di Pasar Winenet, Rabu (20/6). (Lerby Tamuntuan/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Lima hari pasca perayaan hari raya Idul Fitri, harga bahan pokok (bapok) tak ada gejolak berlebih. Padahal, biasanya setelah hari raya, harga bapok cenderung bergejolak. Pantauan koran ini kemarin (20/6) di beberapa pasar tradisional yang ada di Kota Bitung, bapok masih aman. Aktifitas pasar pun berjalan dengan lancar.

"Usai lebaran harga bapok yang kita perjualbelikan masih normal. Hanya terjadi kenaikan sedikit harga daging sapi dan ayam. Namun sekarang sudah menurun tidak seperti bulan puasa lalu," ungkap Listje salah satu pedagang di Pasar Winenet.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Kota Bitung Benny Lontoh juga menyatakan, harga bapok usai lebaran tetap normal. Tidak terjadi kenaikan yang signifikan.

"Usai lebaran memang biasanya harga bapok kembali normal. Saat lebaran juga tidak ada bapok yang naik gila-gilaan semuanya aman, karena diawasi oleh pemerintah dan stok cukup tersedia," jelas Lontoh.

Penyebabnya, lanjut Lontoh, karena setiap hari tim pemantau terus melakukan pengawasan stok dan harga di tingkat pedagang eceran. “Selain itu, kita terus berkoordinasi dengan distributor dan pedagang pengumpul agar jangan seenaknya menaikkan harga kebutuhan pokok, karena stok yang ada cukup banyak,” bebernya.

Lebih lanjut ditambahkannya, kenaikan memang sempat terjadi pada bahan di luar bapok. Seperti sayuran dan bumbu-bumbu basah lainnya.

"Namun kenaikan bahan di luar bapok hanya 10% saja. Menurut Saya itu tidak berpengaruh. Yang bapok seperti beras, gula, minyak, telur, daging, dan mentega itu stoknya ada di gudang Bulog. Jadi kalau naik harga pasti bisa diantisipasi," ungkapnya.(tr-03/tan)

Kirim Komentar