21 Jun 2018 15:24

Dikecam, Trump Akhiri Pemisahan Anak-anak Migran dengan Orangtuanya

MyPassion
Trump akhiri pemisahan anak-anak migran dengan orangtuanya.(BBC)

MANADOPOSTONLINE.COM—Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan untuk mengakhiri pemisahan anak-anak migran dengan orangtua mereka di perbatasan AS pada Rabu, (20/6). Ia tidak bersikeras lagi dengan kebijakannya usai mendapat tekananan dan kecaman dari rekan-rekannya di Partai Republik, Demokrat, dan juga tokoh-tokoh internasional.

Lebih dari 2.300 anak-anak migran dipisahkan dengan orangtua atau orang dewasa yang membawa mereka yang melintasi perbatasan sejak 5 Mei. Mereka ditempatkan di tenda-tenda dan fasilitas lainnya tanpa bisa menghubungi keluarga atau siapapun yang kenal dengan anak-anak itu.

Foto-foto yang muncul memicu kemarahan dan pemberontakan dari Partai Republik, yaitu partai Trump sendiri. Juga, adanya tuduhan dari masyarakat internasional bahwa AS telah melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

 

"Apa yang kami lakukan hari ini adalah menjaga keluarga agar tetap bersama-sama," kata Trump ketika dia menandatangani perintah eksekutif untuk mengakhiri perpisahan keluarga.

"Aku tidak suka melihat keluarga terpisah," tambahnya dilansir dari Channel News Asia Kamis (21/6).

Trump mengatakan, dengan perubahan tersebut memang penegakan hukum di perbatasan sama sulitnya, jika tidak lebih keras. Selama berminggu-minggu, Trump bersikeras menerapkan hukum untuk memisahkan anak-anak migran dari orangtua mereka.

"Kami ingin keamanan bagi negara. Dan kami akan tetap mengamankan negara, dan pada saat yang sama, kami juga akan memiliki belas kasihan, kami ingin menjaga keluarga bersama," ujar Trump.

"Kami masih harus menjaga ketangguhan, atau negara kami akan dikuasai oleh orang-orang, dengan kejahatan, dengan semua hal yang tidak kami perjuangkan dan kami tidak inginkan," katanya.(jpc/mpo)

Kirim Komentar