20 Jun 2018 11:52

Diawasi TP4D Kejati Sulut, Jalur Ambulans Segera Action

MyPassion
Peter Assa

MANADOPOSTONLINE.COM—Pembangunan jalur ambulans sepanjang 2,3 kilometer segera action. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dr Peter Bart Assa.

“Sebenarnya pembangunan sudah dimulai. Tapi karena pekerjanya banyak pulang libur Idul Fitri, pembangunan akan dimulai usai libur panjang, sekitar tanggal 20 Juni,” katanya.

Menurut dia, desain geometrik dan pavement jalan lajur khusus ambulans di ruas Jalan Nasional Bahu-Malalayang itu sudah dimantapkan bersama pejabat BP2JN XV di Kantor BP2JN XV beberapa waktu lalu.

“Jadi sudah tidak ada kendala. Semua persyaratan adminitrasi sudah terpenuhi,” katanya. 

Dia mengatakan, pembangunan jalan jalur ambulans ini anggarannya sebesar Rp 2 miliar. Pembangunannya memakan waktu 90 hari.

“Kami memohon bantuan masyarakat untuk turut mengawasi pembangunan agar bisa selesai sesuai harapan,” pintanya.

Dia mengatakan, agar pembangunan berjalan sesuai perencanaan, pihaknya menggandeng Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut.

“Kami sudah menandatangani MoU dengan TP4D Kejati Sulut terkait proyek pembangunan jalur ambulans. Kami berharap dengan adanya TP4D proses pembangunan berjalan lancar sesuai perencanaan dan selesai tepat waktu, sehingga pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” harapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua TP4D Kejati Jurist Sitepu SH MH mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawalan terhadap setiap proyek yang bersumber dari keuangan negara. “Agar proyek dikerjakan sesuai dengan perencanaan dan selesai tempat waktu,” ungkapnya.

Menurut dia, pihaknya akan mengawal mulai dari penganggarannya sampai realisasi fisik. “Jika tidak sesuai prosedur, kami akan memberikan teguran. Agar supaya proyek tersebut cepat selesai dan dapat dirasakan oleh masyarakat,” harapnya.

Sebelumnya, gagasan pembangunan jalur ambulans berasal dari Wali Kota Manado Dr Vicky Lumentut. Dia prihatin banyak keluarga pasien yang mengeluh mobil ambulans terjebat macet di jalan Bahu-Malalayang. “Berdasarkan itu kami membuat kebijakan untuk membangun jalur ambulans. Supaya tidak ada pasien lagi yang terjebak macet,” pungkasnya.(ite/can)

Kirim Komentar