14 Jun 2018 11:08

4 M Berantas DBD di Talaud

MyPassion
Kerry Monangin

MANADOPOSTONLINE.COM—Hasil kajian epidemiologi, kasus demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi Januari-Mei 2018, diperoleh gambaran terjadinya peningkatan kasus DBD yang bersifat sporadik. Dengan kejadian terbanyak pada anak-anak, yang mencapai 6 kasus. Perubahan iklim berkorelasi  dengan perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti, menjadi faktor pembawa virus DBD.

Kepala Dinas Kesehatan Talaud dr Kerry Monangin mengimbau masyarakat tingkatkan kewaspadaan. “Sehubungan dengan itu kepada masyarakat diimbau untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan masing-masing melalui kegiatan 4 M Plus, dua kali seminggu," ujar Kadinkes.

Monangin menjelaskan, 4 M Plus yang dimaksud adalah menguras tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi, vas bunga, tempat penampungan air kulkas dan lain-lain agar telur nyamuk, menutup semua wadah tempat penampungan air di dalam dan di luar rumah. Mengubur atau memusnahkan semua barang bekas yang dapat  menampung air agar tidak menjadi tempat bertelur dan berkembangbiak nyamuk, memantau semua tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat berkumpul nyamuk melalui kerja bakti massal di lingkungan tempat tinggal.

“Sedangkan untuk Plusnya adalah jangan menggantung baju di dalam rumah, menghindaru gigitan nyamuk dengan menggunakan lotion anti nyamuk, membubuhkan bubuk pembunuh jentik aedes seperti abate, dan memelihara ikan,” jelas Monangin. “Kenali tanda-tanda DBD. Penyakit ini sangat menular dan bisa menyebabkan kematian. Oleh karenanya sejak dini masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan DBD,” tandasnya.(fik/gnr)

Kirim Komentar