13 Jun 2018 11:05

Tertangkap OTT Bagi Sembako, Dugaan Pelanggaran Oknum PPS Kotamobagu Ditindaklanjuti

MyPassion
Nova Tamon

MANADOPOSTONLINE.COM—Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nova Tamon langsung beraksi saat tersebar di media sosial terkait operasi tangkap tangan (OTT) bagi-bagi sembako oleh salah satu oknum Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kecamatan Kotamobagu Barat. "Kami tidak akan membiarkan hal ini. Kami akan memanggil oknum PPS dimaksud untuk dimintai klarifikasinya. Bila terbukti dan yang bersangkutan tidak bisa mengelak, maka kami tak segan memberhentikan oknum PPS tersebut," tegasnya, Selasa (12/6).

Kata Nova, keberadaan PPS sebenarnya sama dengan penyelenggara pemilihan umum lainnya yang harus menjaga netralitas dalam kesehariannya. "Bukan hanya dalam hal pekerjaan, dalam pergaulan maupun bersikap PPS, PPK, dan KPU di semua tingkatan, harus mengendalikan diri dan menjaga diri dari hal-hal yang berdampak pada posisinya sebagai penyelenggara," ungkapnya.

Lanjutnya, PPK dan PPS memang harus netral dalam menyelenggarakan pemilihan umum, agar tercipta pemilihan umum yang damai dan berkeadilan. Karena itu jangan sampai ketika tahapan Pilkada 2018 ada anggota PPK PPS yang kedapatan tidak netral dan berpihak atau masuk ke ranah yang melanggar aturan. "Jika itu terjadi dan diketahui, maka KPU Kota Kotamobagu akan menarik status keanggotaannya," ungkapnya.

Dia mengajak seluruh penyelenggara di semua tingkatan, termasuk PPK dan PPS Pemilu 2019, untuk bekerja secara jujur dan adil serta menjaga pesta demokrasi berlangsung dengan aman serta nyaman. "KPU, PPK, dan PPS harus memiliki integritas, netralitas dan profesionalitas agar masyarakat percaya dan tidak enggan datang ke tempat pemungutan suara (TPS),” paparnya.

Nova meminta seluruh anggota PPK dan PPS tidak terpengaruh dan terjebak pekerjaan dan isu-isu yang melanggar pakta integritas. "Sebaliknya mereka harus meredam gejolak-gejolak yang ada di tengah masyarakat," pungkasnya.(cw-01/gel)

Kirim Komentar