13 Jun 2018 13:19

Pemprov Sulut Siapkan Pasar Murah Intervensi Harga

MyPassion
Jenny Karouw

MANADOPOSTONLINE.COM—Jelang Idul Fitri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan pengawasan bahan pokok (bapok). Termasuk siap mengintervensi lewat pasar murah jika terjadi lonjakan harga drastis. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut Jenny Karouw, kemarin.

"Jadi memang jika terjadi lonjakan harga yang signifikan maka kita akan menggelar pasar murah yang dilaksanakan Disperindag dan Bulog. Ini diyakini bisa mempenetrasi harga pasar. Termasuk kebijakan sektor nasional dengan pemberlakuan HET untuk komoditi strategis seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging sapi," ucapnya.

Menurutnya, pengawalan ketat dari satgas pangan juga akan dilakukan untuk meminimalisir terjadinya permainan harga.

"Namun dari hasil pantauan perkembangan harga bapok di Pasar Bersehati dan Pasar Pinasungkulan, yang menjadi barometer, semua masih dalam kondisi stabil. Harga beras premium stabil dikisaran Rp 11 ribu – Rp 12 ribu per kilogram (kg). Sedangkan untuk beras medium yang tersedia di pasar hanya beras ex Bulog dengan harga jual Rp 9.450 per kg," ucapnya.

Karouw juga mengatakan, harga gula stabil sesuai HET. Sedangkan minyak goreng curah Rp 12 ribu per liter, di atas HET. Untuk daging sapi segar komposisi paha belakang juga masih stabil dikisaran Rp 110 ribu – Rp 120 ribu per kg.

"Kalau komoditi yang terpantau mengalami tren penurunan harga adalah bawang merah. Saat ini dijual dgn harga Rp 40 ribu – Rp 46 ribu per kg, yang sebelumnya mencapai Rp 48 ribu – Rp 50 ribu per kg. Cabai rawit merah juga saat ini dijual Rp 44 ribu per kg dari sebelumnya juga sempat mencapai Rp 50 ribu per kg. Dan bawang putih dari Rp 30 ribu menjadi Rp 25 ribu per kg," terangnya.

Sedangkan komoditi yang terpantau mengalami kenaikan harga, lanjut Karouw, yaitu daging ayam ras. Dari Rp 28 ribu per kg menjadi Rp 35 ribu per kg. Serta telur ayam ras dari Rp 22.400 per kg menjadi Rp 24 ribu per kg atau naik Rp 100 per butir dari Rp 1.500 menjadi Rp 1.600 dengan ukuran sedang.(tr-02/can)

Kirim Komentar