13 Jun 2018 18:00

Hadapi Portugal, Spanyol Paham Cara Jinakkan Ronaldo

MyPassion
Cristiano Ronaldo bakal menjadi perhatian khusus pemain-pemain Spanyol (AFP)

MANADOPOSTONLINE.COM - Spanyol takut dengan kehebatan Cristiano Ronaldo? Ancaman itu rasanya terlalu berlebihan. Sebab, hampir seluruh penggawa La Furia Roja - julukan Timnas Spanyol, perrnah berhadapan dengan Ronaldo. Bahkan, beberapa diantaranya merupakan kolega CR7 - sapaan Ronaldo, di Real Madrid. Berdasar itu, Spanyol paham cara menjinakkan keganasan Ronaldo. Hal itu disampaikan kiper David De Gea. Kiper Man United itu mengatakan, dia dan rekan-rekannya sudah mempelajari cara bermain pemain 33 tahun itu.

"Semuanya mengetahui kualitas Ronaldo. Dia merupakan yang terbaik di dunia saat ini. Namun jangan lupa juga kalau dia memiliki pasukan di belakangnya yang juga hebat," beber De Gea seperti dikutip Marca.

Catatan pertemuan De Gea lawan Ronaldo memang timpang. Dalam tujuh pertandingan di level klub, baik saat berkostum Atletico Madrid atau Manchester United, De Gea sudah menelan enam kekalahan dan sekali seri. Dalam tujuh pertemuan itu, Ronaldo sudah empat kali membobol gawang De Gea.

"Kami harus melakukan pertandingan sesempurna mungkin pada laga pertama fase grup Piala Dunia 2018. Karena pertandingan pertama selalu penting bagi tim manapun," ucap De Gea.

De Gea tahu benar betapa pentingnya laga pertama buat Spanyol. Sebab dalam dua edisi Piala Dunia terakhir (2010 dan 2014), Spanyol selalu kalah di laga pembuka.

Selain itu, De Gea sedang menjadi sorotan karena penampilan yang yang tidak stabil dalam membela Spanyol. Dalam uji coba melawan Swiss (4/6) lalu, De Gea tampil ceroboh yang membuat skor pertandingan menjadi 1-1.

"Kami hidup dengan kesalahan juga kealpaan karena itulah harus menerimanya. Kalau ada kritik, kami pun harus belajar banyak karena kritik itu membuat kami melakukan improvisasi pada pertandingan berikutnya," dalih De Gea.

Sementara itu, gelandang Andres Iniesta kepada Goal juga mengingatkan betapa berbahayanya Ronaldo. "Portugal merupakan tim yang sangat sulit untuk dikalahkan dan kami harus mengeluarkan performa terbaik. Di kejuaraan selevel Piala Dunia, kesalahan sekecil apapun bisa membahayakan tim Anda," tutur pemain yang dipastikan bemrain bersama Vissel Kobe musim depan. (jpc/mpo)

Kirim Komentar