12 Jun 2018 08:17
Sulap Plastik Bekas Jadi Handicraft

Semarak World Cup dan Asian Games di LPKA Tomohon

MyPassion
Dinding yang setiap hari menemani para Andikpas di LPKA Tomohon, disulap bernuansa World Cup dan Asian Games.(Wailan Montong/MPO)

MANADOPOSTONLINE.COM—Ada yang berbeda di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)Tomohon. Dinding yang biasanya dicat satu warna, kini menarik perhatian karena dihias mural. Ternyata, mural itu adalah hasil karya para Andikpas penghuni LPKA. Mereka menyulap dinding yang menemani sisa masa tahanan dengan nuansa World Cup Rusia dan Asian Games 2018. Bendera negara peserta piala dunia telah menghiasi dinding LPKA dalam waktu dua hari, yang mulai dikerjakan sejak Selasa (5/6) lalu.

RP, salah satu Andikpas mengaku memang sudah senang menggambar, jadi bisa mudah meluangkan kreativitas. "Pas diminta pak Kalapas untuk membuatkan mural seperti ini tentu sangat senang karena bisa menyalurkan hobi melukis kami," terangnya.

Senada disampaikan Andikpas lainnya yang juga memberikan sentuhan tangan ajaib di dinding LPKA. "Apalagi menyambut Piala Dunia yang memang dinantikan oleh pecinta sepak bola, selain berusaha melukis dengan baik bendera tim favorit," jelas RS yang mengaku menjagokan Spanyol.

Kepala LPKA Tomohon Cahya Rediantana menuturkan, sebenarnya anak-anak ini memiliki bakat seni luar biasa. Kebetulan, sesuai instruksi presiden untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan Asian Games, maka disiapkanlah kegiatan ini. "Selain Asian Games juga menghadapi Piala Dunia, jadi sekalian kita arahkan apakah bisa mereka melukis dengan kedua tema ini dan respon mereka luar biasa," jelas Rediantana.

Bahan cat dan peralatan memang disiapkan oleh LPKA. "Sedangkan untuk pengerjaan dalam waktu dua hari satu bagian dinding berukuran 3 x 7 meter sudah berubah dengan corak bendera negara yang lolos ke Piala Dunia dan sebagian lagi bernuansa semarak Asian Games," lanjutnya.

Selain dinding LPKA, para Andikpas juga ternyata sudah menyiapkan handicraft berbahan plastik bekas dengan tema World Cup 2018. Staf Kehumasan LPKA Tomohon Marla Shanty Mait menuturkan, semua Andikpas karena mereka mendapat pelatihan khsusus untuk itu. "Kalau yang gelang dari plastik bekas mereka kerjakan dalam waktu satu hari. Memang ada staf pendamping yang membantu dalam mengajarkan sehingga kadang kala ada karya yang lahir dari inisiatif mereka," tambah Mait.

Bahkan LPKA Tomohon membuka kesempatan bagi yang ingin memiliki dinding mirip di LPKA juga bisa. "Silahkan menghubungi kami, nanti akan kita siapkan para Andikpas yang kreatif untuk melukis di dinding rumah atau kantor," tukasnya.(mwa)

Kirim Komentar