12 Jun 2018 11:17

Meski Hanya Calon Tunggal, Pilkada Mitra Tetap Rawan Politik Uang

MyPassion
Jobie Longkutoy

MANADOPOSTONLINE.COM—Pentas pemilihan kepala daerah (Pilkada) selalu disandingkan dengan politik uang. Tak terkecuali di Pilkada yang hanya diikuti satu calon, misalnya di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Seperti diungkapkan pengamat politik Dr Stefanus Sampe. Menurutnya meski potensinya kecil, tapi itu sangat mungkin terjadi di Pilkada Mitra.  "Memang sangat kecil dibanding dengan pilkada yang diikuti lebih dari satu pasang kontestan. Ini harus diwaspadai penyelenggara pemilu,” sebutnya.

Akademisi Unsrat ini berpendapat, penyelenggara pemilu harus menyiapkan langkah antisipasi. “Memang yang diharapkan, setiap pesta demokrasi bebas dari politik uang. Apalagi hanya calon tunggal. Karena kolom kosong tidak ada visi dan misi, sementara pasangan calon punya,” tukasnya. Masyarakat, lanjutnya, harus lebih cerdas dalam menghadapi Pilkada. “Jika benar tidak terjadi politik uang nanti, itu bakal jadi pembelajaran dan pendidikan politik berharga bagi masyarakat Mitra.  Ini yang diharapkan,” tukasnya.

Di sisi lain, Ketua Panwas Mitra Jobie Longkutoy menegaskan pihaknya tetap melakukan antisipasi terjadinya politik uang, meski hanya paslon tunggal. “Kita akan terus menggencarkan pengawasan. Serta sosialisasi anti politik uang. Terutama saat menjelang pencoblosan. Kami rencanakan akan gelar deklarasi tolak politik uang, sepekan jelang hari H," jelasnya. 

Sementara Sekretaris Tim Pemenangan kolom kosong (koko) Husain Djalin memastikan tak akan menyiapkan serangan fajar ataupun hal lainnya yang menyangkut dengan money politik. Dengan hanya sepenuhnya bergantung pada dukungan penuh pendukung koko. "Kami hanya harapkan dukungan penuh dari warga yang ingin menegakkan demokrasi. Bahkan untuk biaya kaos dan atribut untuk koko kami sendiri yang membiayai," jelasnya. 

Meski begitu, menurut pria yang disapa Bung On ini meyakini dukungan koko sangat banyak. "Kami bisa pastikan meraup 50 persen lebih di Pilkada nanti. Asalkan tidak ada serangan fajar," ujarnya.(cw-01/gel)

Kirim Komentar