12 Jun 2018 08:22

Jelang Ketemu Trump, Jong-un Sempat Jalan-jalan

MyPassion
Kim Jong-un berkunjung ke Flower Dome di Gardens by the Bay, ditemani Menlu Singapura Vivian Balakrishnan dan Menteri Pendidikan Ong Ye Kung. Balakrishnan mengunggah foto bersama mereka ke akun jejaring sosialnya.(AFP PHOTO/ TWITTER)

MANADOPOSTONLINE.COM—Gedung Putih kemarin (11/6) mengungkap detail pertemuan antara Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Sesuai rencana, mereka akan bertemu di Capella Hotel, Pulau Sentosa pukul 09.00 waktu setempat. Pertemuan akan diawali dengan pengambilan foto saat Trump dan Jong-un berjabat tangan.

Jong-un dan Trump akan berbicara empat mata lebih dulu setidaknya selama 2 jam. Selain mereka berdua, hanya ada penerjemah di ruangan tersebut. Baru kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bilateral dan makan siang.

Saat pertemuan bilateral, Trump akan didampingi oleh Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, Kepala Staf Gedung Putih John Kelly serta Penasihat Keamanan Nasional John Bolton. Juru Bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders, Duta Besar AS untuk Filipina Sung Kim dan Direktur Dewan Keamanan Nasional untuk wilayah Asia Matt Pottinger akan bergabung saat makan siang. Belum diketahui siapa delegasi yang akan mendampingi Kim Jong-un.

Pasca pertemuan, Trump dijadwalkan untuk memberikan konferensi pers. Suami Melania itu dijadwalkan untuk meninggalkan Singapura pukul 20.00 waktu setempat. Jong-un juga meninggalkan negara tersebut malam ini.

Tim dari kedua negara bertemu lagi kemarin untuk mempersempit berbedaan dan memudahkan pertemuan hari ini. Pompeo kembali menegaskan bahwa sanksi untuk Korut tidak akan dicabut sampai denuklirisasi dilakukan. ''Jika diplomasi tidak menuju arah yang diharapkan, sanksi itu akan ditingkatkan,'' tegasnya, seperti dilansir Jawa Pos (grup Manado Post). Pompeo menambahkan bahwa AS ingin melihat apakah Korut menepati pernyataannya terkait denuklirisasi.

Terpisah, kemarin pagi Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menyambut rombongan Trump di istana negara. Lee memberikan Trump kue ulang tahun. Sejatinya, ulang tahun Trump jatuh pada 14 Juni mendatang. Tapi, Lee sengaja memberikan kue lebih cepat agar Trump bisa meniup lilin dan memanjatkan harapannya agar pertemuan berjalan sukses.

Intelijen dan mantan intelijen yang mengamati gerak-gerik Korut menyatakan bahwa membuat kesepakatan dengan negara paling tertutup di dunia itu adalah tantangan sulit. Korut punya sejarah kerap melanggar janji dan mereka punya program nuklir yang kompleks. Tak ada yang tahu sampai dimana program itu berjalan. Memata-matai Korut secara langsung hampir tak mungkin. Sedangkan mengamati lewat foto satelit juga sulit karena wilayah yang bergunung-gunung.

''Menyelesaikan kesepakatan tersebut hanyalah separo dari pertempuran,'' ujar salah satu mantan intelijen khusus wilayah Asia yang dihubungi CNN. Sisanya adalah realisasi dari kesepakatan itu. Mantan Wakil Dirjen International Atomic Energy Agency (IAEA) juga mengakui bahwa membuat kesepakatan itu dan merealisasikannya merupakan sebuah tantangan.

Sementara itu Kim Jong-un tampaknya menikmati ?iburannya?di Singpura. Orang yang paling dihormati di Korut itu kemarin menyempatkan diri untuk jalan-jalan. Sejak berkuasa pada 2011 lalu, Jong-un memang hanya dua kali ke luar negeri. Yang pertama ke Tiongkok dan selanjutnya ke Korsel. Itupun hanya di Desa Panmunjom di zona demiliterisasi (DMZ).

Kemarin sore, Jong-un berkunjung ke Flower Dome di Gardens by the Bay.  Dia ditemani oleh Menlu Singapura  Vivian Balakrishnan dan Menteri Pendidikan Singapura Ong Ye Kung. Mereka bahkan sempat berfoto bersama.  Balakrishnan mengunggah foto itu di akun jejaring sosialnya. Gardens by the Bay memiliki air terjun dalam ruangan tertinggi di dunia.

Jong-un juga berkunjung ke Marina Bay Sands hotel. Adiknya, Kim Yo Jong, ikut  menemani. Dia tampak menuju SkyPark di Marina Bay Sands. Kedatangannya sempat membuat kaget pengunjung. Mereka mengabadikan momen itu dengan mengambil foto Jong-un. Pulangnya, dia berjalan di menyusuri trotoar di dekat patung Merlion.

Jong-un bukan satu-satunya yang jalan-jalan. Hampir seluruh delegasi Korut sudah keluar berbelanja dan berkeliling Singapura sejak Minggu malam (10/6) atau beberapa jam setelah mereka tiba. Beberapa delegasi tampak kembali ke hotel dengan membawa bungkusan  McDonald's. Beberapa lainnya tampak membawa tas belanjaan dari toko NBC Stationery and Gifts.

Berkunjung ke luar negeri selama ini menjadi mimpi bagi penduduk Korut. Terlebih menginap di hotel mewah yang harga per malamnya setara dengan penghasilan bulanan rata-rata penduduk Pyongyang. Karena itu mereka berusaha menikmati setiap detiknya dan mengambil foto sebanyak-banyaknya.

Delegasi Korut tinggal di tiga lantai teratas St Regis Hotel. Harga per malam kamar-kamar di lantai atas mencapai SGD 5 ribu sedangkan Presidential Suite SGD 9 ribu. Belum diketahui apakah Jong-un tinggal di Presidential Suite atau kamar biasa.(jpg)

Kirim Komentar