11 Jun 2018 13:52

PNS Boltim Tambah Libur, TPP Dipotong 50 Persen

MyPassion
Robby Mamonto

MANADOPOSTONLINE.COM—Semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) sudah libur, Senin (11/6), kemarin. Termasuk PNS yang ada di Kabupaten Boltim dan buka Rabu (20/6), kemarin.  

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boltim Robby Mamonto mengingatkan, kepada semua PNS untuk tidak menambah libur. Karena jika berani melanggar maka akan dikenakan sanksi berupa pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 50 persen. "PNS yang menambah libur akan dikenakan sanksi. Yakni pemotongan TPP sebesar 50 persen," tegasnya.

Lanjutnya, sanksi tersebut sesuai surat edaran Bupati Boltim Sehan Landjar.  “Jadi tidak main-main. Siapapun yang melanggar pasti akan menerima sanksi tersebut,” katanya.

Dia meminta, bagi semua PNS manfaatkan waktu libur yang panjang. Sehingga saat libur berakhir kegiatan kembali seperti biasa dan terus bekerja. “Bukan  hanya sanksi pemotongan TPP saja yang akan diberikan. Tapi ada sanksi lain berdasarkan juga jenis pelanggarannya. Tergantung dari berapa hari para PNS menambah libur,” sebutnya.

Sekkab Boltim Muhammad Assagaf pun mengimbau, agar seluruh pegawai untuk mematuhi peraturan tersebut. “Sanksi  sudah jelas, jadi jangan lagi menambah libur. Jadilah pegawai yang memiliki tanggung jawab dan loyalitas terhadap pekerjaan. Libur ini cukup panjang. Jadi tidak ada alasan lagi untuk memperpanjang," tukasnya. (tr-01/ite).

Kirim Komentar