11 Jun 2018 09:48

Nelayan di Sangihe dan Bitung Sudah Terdata

MyPassion
Nelayan nantinya akan memiliki satu kartu yang berisi data dan terintegrasi di perbankan maupun di pemerintah melalui kementerian.(Dok MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintah pusat menerbitkan kartu nelayan sekaligus untuk mendata pelalu usaha kelautan. Kartu ini diberi nama Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan atau Kusuka. Kusuka disiapkan untuk mempermudah akses layanan terhadap nelayan. Selain itu , Kusuka memiliki akurasi data yang tinggi. Sekertaris Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut Haidy Malingkas mengatakan, bedanya dengan kartu nelayan yaitu Kusuka didata hingga pada semua usaha yang ada. “Kapal unit berapa, produksi berapa dan sebagainya,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, hingga saat ini baru dua kabupaten dan kota yang melakukan penginputan di aplikasi. Yaitu Sangihe dan Bitung. “Tapi jumlah pastinya belum dimasukkan karena masih sementara pendataan,” jelasnya. Kusuka menurutnya sudah mengakomodir semuanya baik tangkap, budidaya, pengelola hingga sampai kepada pemasar. “Benar, sehingga data yang di input langsung masuk ke Pusdatin, karena tidak berdiri sendiri-sendiri lagi, sudah ada di satu kartu,” ujarnya.

Malingkas melanjutkanm, petugas Kusuka di semua kabupaten/kota sudah disiapkan. “Sudah ada penyuluh perikanan, petugas kami yang melakukan pendataan untuk masyarakat,” jelasnya.

Untuk blangko kartu nelayan, Malingkas menambahkan sudah tidak disiapkan pemerintah lagi. Mengingat setelah periode atau batas akhir kartu nelayan selesai sudah harus digantikan dengan Kusuka. “Jadi masyarakat sudah harus melakukan pendataan untuk mendapatkan kartu ini,” harapnya.

Kartu ini menurutnya dapat sangat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat. “Ini sangat bermanfaat, selain untuk asuransi, juga untuk data perbankan, di lembaga keuangan kartu ini bersifat seperti debit, jadi bisa menabung dan bank nanti memiliki kejelasan usaha dari si pemegang kartu, dengan rekaman data dari kartu ini,” bebernya.

Dia membeber, apabila masyarakat pelaku perikanan budidaya dan tangkap tidak memegang kartu ini maka tidak akan lagi menerima bantuan pemerintah. “Jadi ini wajib dilakukan, diwajibkan seluruh pengelola, pembudidaya hingga pemasar ikan, harus memiliki kartu ini,” tukasnya.(tr-02/fgn)

Kirim Komentar