11 Jun 2018 11:10

Miras-Ayam Sabung Filipina Diselundupkan ke Sulut, Dua Tersangka Diamankan Polda

MyPassion
Ribuan botol minuman keras ilegal yang diamankan petugas dari dua tersangka asal Pulau Marore, Kabupaten Sangihe, Sabtu (9/6) pekan lalu.(Polda)

MANADOPOSTONLINE.COM—Minuman keras (miras) dan ayam sabung asal Filipina diselundupkan ke wilayah Sulawesi Utara. Namun, berkat gerak cepat polisi perairan, miras dan ayam ilegal tersebut berhasil diamankan. Kasus ini diungkap Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Sulut.

Dalam kasus ini, dua nelayan asal Pulau Marore, Kabupaten Sangihe berinisal YN dan Y, resmi dijadikan menjadi tersangka oleh penyidik. Keduanya ditangkap petugas Ditpolairud Polda di perairan Tingkareng, saat hendak menyelundupkan miras, Sabtu (9/6/) pukul 2.00 Wita. Dari kapal pamboat para tersangka, polisi berhasil mengamankan 1.380 botol minuman keras berbagai merek yang coba diselundupkan dari Filipina ke Indonesia. Dari penangkapan tersebut, diamankan pula lima merek miras dengan total 1.500 liter dalam 1.380 botol (1 botol ada yang berisi satu hingga tiga liter).

“Mereka sudah menjadi target intai kami. Berawal dari informasi intel kami, kami terus melakukan pengawasan. Setelah mereka mulai bergerak baru kemudian kita lakukan penggerebekan dan penangkapan,” sebut Kepala Seksi Tindak Pidana Subdit Gakum Ditpolairud Polda Sulut Kompol Yokman Malota.

Dia menambahkan selain miras, dalam kapal tersebut juga ikut diselundupkan 135 ekor ayam adu dari Filipina yang biasa dipakai untuk judi sabung ayam. “Satu ekor ayam biasa dijual dengan harga 8 sampai 15 juta per ekor. Dua-duanya dibawa para pelaku akan dijual ke Indonesia. Setelah ditangkap, mereka kemudian langsung diamankan dan diserahkan ke Polres Bitung,” pungkas Yokman.(rgm/gnr)

Kirim Komentar