11 Jun 2018 10:39

Kapolresta: Parkir di Soekarno Berbahaya

MyPassion
Bagi warga yang masih suka memarkir kendaraan di Jembatan Soekarno, kepolisian memastikan bakal mengambil langkah tegas.(Reza Mangantar/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Manado, mengingatkan masyarakat untuk tidak memarkir mobilnya di badan jembatan. Khususnya untuk ikon baru kota Manado yaitu Jembatan Soekarno, yang telah dipasang tanda larangan parkir.

Hal tersebut ditegaskan Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kumara. Dia menilai, parkir sembarangan di area jembatan berpotensi mengancam keselamatan pengguna jembatan lainnya. “Warga yang mengunjungi Jembatan Soekarno tidak boleh memarkir kendaraan di jembatan. Terlebih kendaraan roda empat yang besar seperti truk. Itu sangat berpotensi membahayakan keselamatan,” sebutnya.

Dia menambahkan, larangan tersebut sudah ditandai dengan pemasangan rambu-rambu larang parkir. Namun masih sering diacuhkan warga yang datang.

“Ini sangat perlu untuk diketahui masyarakat. Aturan bahwa parkir di jembatan itu terang-terangan tidak boleh. Parkir roda empat apalagi jenis truk berisi muatan di kemudian diparkir di sana akan sangat membahayakan keselamatan. Termasuk merusak konstruksi jembatan apalagi ini objek ikon di Manado,” tambahnya.

Setidaknya ada 10 area yang ditulis dalam undang-undang untuk tidak dijadikan tempat parkir kendaraan, khususnya roda empat. Tikungan, bahu bukit atau sebuah jembatan. Di tempat pejalan kaki atau trek sepeda. Dekat lampu lalu lintas atau penyebrangan pejalan kaki. Di jalan utama atau di jalan dengan lalu lintas yang melaju cepat.

Semuanya tertuang dalam undang-undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Pasal 287 ayat 1. Pasal tersebut menjelaskan, setiap orang yang mengemudikan kendaraannya di jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan rambu lalu lintas, dapat dipidana dengan kurungan 2 tahun, atau denda Rp 500.000.

“Ada ketentuan itu bahwa parkir  tidak boleh di jembatan, tanjakan atau  turunan dan tikungan atau persimpangan. Tidak diperbolehkan karena membahayakan bangunan tersebut maupun pengguna jalan lain. Apabila ingin menikmati pemandangan di himbau untuk bisa memarkir kendaraan di Kawasan Marina karena lokasinya cukup dekat,” pungkas Kumara.(rgm/gnr)

Kirim Komentar