11 Jun 2018 11:44
Puncak HUT PI dan PK Dimantapkan

Gubernur Hibahkan Lahan untuk Monumen Lammers

MyPassion
Panitia HUT ke-187 PI dan PK dan GMIM Bersinode ke-84 di Rayon Minahasa Utara (Minut) melaksanakan Napak Tilas Penginjilan, Sabtu (9/6) lalu.(Dok Panitia)

MANADOPOSTONLINE.COM—Memperingati HUT Pekabaran Injil (PI) dan Pendidikan Kristen (PK), Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) melalui Panitia HUT ke-187 PI dan PK dan GMIM Bersinode ke-84 di Rayon Minahasa Utara (Minut) melaksanakan Napak Tilas Penginjilan, Sabtu (9/6) di Kema.

Ketua Umum Panitia Berty Kapojos SSos mengatakan, kegiatan diawali dengan ibadah peletakan batu pembangunan Monumen Lamers, dipimpin Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina. “Panitia penyelenggara menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya Napak Tilas Penginjilan dan peletakan batu pembangunan Monumen L Lammers,” kata Kapojos.

Panitia lanjutnya, juga mengapresiasi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang menghibahkan lahan pembangunan Monumen L Lammers. “Juga kepada Ketua BPMS, Sekretaris BPMS Pdt Evert Tangel, Wakil Ketua BPMS Bid HKS Pdt Ventje Talumepa, para sekdep, Ketua-ketua BPMW se-GMIM, pemerintah kabupaten dan kecamatan serta para undangan. Terima kasih juga buat wilayah-wilayah yang telah menjamu peserta napak tilas,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Harian Panitia Pdt Arthur Kelung MTh menambahkan, pihaknya sudah kerja sama Pemerintah Kabupaten Minut bersama BPMW Kema untuk pelaksanaan puncak HUT ke-187 PI dan PK GMIM yang dipusatkan di Jl. Soekarno, Kompleks SPBU Kolongan Minahasa Utara. Panitia terus memantapkan kesiapan untuk menyambut para pelayan khusus dan KPDP se-GMIM serta para undangan.

"Diperkirakan sekitar 35 ribu peserta akan hadir dalam perayaan ini. Mengingat jumlah pelayan khusus GMIM berjumlah 25 ribu dan 10 ribu lainya adalah KPDP, siswa sekolah-sekolah di bawah naungan Yayasan GMIM Ds AZR Wenas dan undangan," ujarnya.

Dukungan penuh juga ditunjukan pihak kepolisian. Kapolres Minut melalui Kasat Bimas AKP Johan Kalempouw yang juga koordinator keamanan menghimbau agar seluruh peserta yang akan datang, mengikuti rekayasa lalu lintas yang nantinya akan diinformasikan Senin nanti. “Supaya terhindar dari kemacetan yang berkepanjangan. Mengingat setelah ibadah syukur akan dilanjutkan dengan Pawai Sekolah-Sekolah GMIM," pungkas Kalempouw.(ctr-01/tan)

Kirim Komentar