11 Jun 2018 12:44

DAS Tondano Kembali Makan Korban

MyPassion
Penemuan pemuda yang tenggelam di DAS Tondano yang menghebohkan warga sekitar, Sabtu pekan lalu. (Dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano kembali makan korban. Sabtu pekan lalu seorang pemuda asal Desa Kembuan Kecamatan Tondano Utara tenggelam di sungai Tonsea. Berdasarkan keterangan saksi, kejadian berawal sekira pukul 12.00 WITA. Brayen, Vickly dan Silfino, rekan korban bersama korban awalnya hanya bermain di atas gundukan eceng gondok. Namun korban memutuskan untuk berenang sampai ke tepi. “Dia (korban, red) bilang mau berenang dari tengah ka tepi, tapi ketika dia berenang dia sempat terlihat meminta tolong dengan melambaikan tangan. Ada empat kali dia melambaikan tangan dari dalam air. Dan akhirnya sudah tidak muncul lagi,” jelas Vickly. Mereka pun langsung meminta pertolongan.

Sementara, Hukum Tua Desa Kembuan Olke Walalangi mengatakan, dirinya baru mengetahui kejadian tersebut setengah jam setelah kejadian. “Saya baru dapat kabar setengah jam sesudah kejadian, saya ke lokasi sekira pukul 12.30 WITA, baru samua warga langsung mencari,” katanya.

Dia membeber, kejadian ini sudah tiga kali terjadi sejak tahun 2014. “Sudah beberapa kali disampaikan supaya tidak bermain lagi di sungai ini,” dia menekankan.

Ketua TIM SAR Minahasa Jeffry Mambu mengaku, saat mendapat laporan, dirinya langsung ke lokasi kejadian dan melaporkan hal ini ke SAR Manado, untuk mendapatkan bantuan tenaga dan peralatan untuk pencarian korban. “Saat Tim SAR Manado tiba di lokasi, bertepatan korban ditemukan oleh warga. Korban kemudian langsung dievakuasi,” ujarnya.

Sedangkan, kedua orang tua korban yakni Alfred Kalalo dan Nita Lengkong nampak begitu terpukul dengan kejadian ini. Menurut keluarga, anak mereka ini baru menyelesaikan studi di SMP dan rencananya akan melanjutkan ke jenjang SMK. (ctr-02/fgn)

Kirim Komentar