11 Jun 2018 10:35

Anggaran BPBD Minsel Terus Disorot

MyPassion
Sam Setho Slaat

MANADOPOSTONLINE.COM—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minsel, sedang dalam sorotan. Selain kasus yang dihadapi Kepala BPBD non aktif Handrie Komaling, dana siap pakai tanggap bencana hingga Rp 15 miliar kini terparkir di kas negara. Pasalnya, akibat status tersangka yang diterimanya, Komaling enggan memproses pengucuran anggaran tersebut. 

Kini, bola liar penggunaan anggaran dibebankan kepada Plt Kepala BPBD Sam Setho Slaat. Sejumlah pihak meminta birokrat yang juga menjabat Kadis Perkim itu, makin selektif. Pengamat pemerintahan Estevanus Kroons berpendapat, bila benar ada dana siap pakai yang akan kembali dikucurkan, Slaat harus benar-benar memastikan adanya bencana sehingga status dikeluarkan. Setelahnya, transparansi pengelolaan anggaran ditampakkan ke publik. "Jangan takut mengelola anggaran. Karena dampaknya langsung ke rakyat. Asal bertindak benar, rakyat dilibatkan, kriminalisasi mudah dimentahkan," nilai dia.

Slaat sendiri memastikan langsung mengkomunikasikan penggunaan anggaran dengan pihak terkait, terutama kejaksaan. Langkah itu diambil guna memperbaiki citra instansi yang baru dia pimpin. "Koordinasi dengan aparat hukum sudah pasti kita lakukan. Tapi yang terpenting, dana ini harus ke mana, itu yang harus dipahami dulu," tutur dia.

Katanya, pesan telah disampaikan Bupati Christiany Eugenia Paruntu terkait hal paling urgent diperbaiki. "Jadi fokusnya ke penataan birokrasi. Silahkan masyarakat mengawasi. Kami terbuka," tutupnya. (jen/fgn)

Kirim Komentar