11 Jun 2018 11:51

Alat Deteksi Aktivitas Gunung Karangetang Rusak

MyPassion
Alat Deteksi Aktivitas Gunung

MANADOPOSTONLINE.COM—Masyarakat Kabupaten Kepulauan Sitaro khususnya Pulau Siau resah. Pasalnya, salah satu alat pendeteksi aktivitas Gunung Api Karangetang di pos pemantau Kampung Salili, yakni seismik analog sedang rusak. Saat diwawancarai Jekmar Tamahari, salah satu warga Salili mengungkapkan, mereka sangat khawatir sebab tidak dapat mengetahui aktivitas gunung.

"Gunung Karangetang merupakan salah satu gunung berapi teraktif. Jika ada kerusakan seperti ini, kami takut. Apalagi gunung ini sangat sulit diprediksi aktivitasnya," tuturnya cemas.

Sementara itu petugas pengamat Gunung Api Karangetang Didi Wahyudi menegaskan, meskipun alat seismik di Arengkambing rusak, warga tidak perlu cemas. "Karena masih ada alat seismik di Bebali. Untuk saat ini bukan asap yang menutupi Gunung Api Karangetang, melainkan kabut. Dan masih dalam status waspada," terangnya.

Kerusakan peralatan di Arengkambing, lanjut Didi sapaan akrabnya, accunya tidak mengisi tegangan dari solar panel. "Ini peralatannya mirip seperti di Bebali yang membedakannya hanya pada ouputnya, Sta Arengkambing pakai seismik analog sedangkan yang di Bebali memakai seismik digital," tuturnya

Wahyudi mengimbau masyarakat waspada untuk mengantisipasi jika terjadi peningkatan aktivitas dari Karangetang. "Kita tetap merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dan wisatawan tidak diperbolehkan mendaki dan beraktivitas  pada radius 1,5 Km dari kawah aktif dan perluasan ke sektor selatan, tenggara, barat dan barat daya sejauh 2,5 Km," tegasnya.(drp/gel)

Kirim Komentar