09 Jun 2018 12:31

THR Belum Jelas, THL di Minsel Gigit Jari

MyPassion
Denny Kaawoan

MANADOPOSTONLINE.COM—Ribuan Tenaga Harian Lepas (THL) jajaran Pemkab Minsel, dipastikan gigit jari. Hingga hari terakhir kemarin, mereka dipastikan urung menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Denny Kaawoan mengatakan, ketersediaan anggaran tidak merata di semua perangkat daerah (peda). Sehingga tidak mungkin diberlakukan sama. "Sama seperti daerah lain yang memang tidak melakukan plot anggaran. Kalau APBD-P nanti melihat perkembangan ke depan," ungkapnya.

Kini, pihaknya hanya bisa mengupayakan gaji 13 bagi para THL. Anggarannya tersedia sebab alokasi honor THL diplot setahun. Sedangkan, para THL baru mulai bekerja di bulan kedua dan ketiga. Kini, pihaknya hanya dapat memperjuangkan nasib mereka di gaji 13. "Kita menunggu daerah lain. Kalau lain membayar, kita juga pasti membayar. Anggarannya sudah ada. Itu pengganti THR bagi mereka," jaminnya. 

Sementara itu, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Minsel Steven Lumowa meminta pemkab mengedepankan asas keadilan. "Kalau yang lain dapat, harusnya semua dapat. Sudah menjadi tugas pemkab untuk menjamin kesejahteraan pegawai," harapnya. Menurut dia, dalam rapat TAPD dengan Bangat DPRD telah disepakati pembayaran honor THL ditata seragam selama satu tahun penuh.  "Sudah diatur secara rapih di masing-masing peda. Kami harap itu tidak menjadi beban bagi Pemkab," pungkas Ketua DPC PDI-P itu. (jen/fgn)

Kirim Komentar