08 Jun 2018 15:45

Pemkot Kotamobagu Dorong Peningkatan Industri

MyPassion
Pelaku usaha mengikuti kegiatan FGD yang digelar Pemerintah Kota Kotamobagu, Kamis (7/6).(Dok Bappelitbangda)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintah Kota Kotamobagu terus mendorong perkembangan dan peningkatan industri dan pelaku usaha kecil menengah (UKM)  di Kotamobagu.

Hal ini dibuktikan dengan adanya pengelompokan dan pengkajian industri kecil menengah (IKM) yang bertujuan untuk meningkatkan usaha-usaha kecil yang ada di Kotamobagu. "Kami memanfaatkan data yang ada untuk menggenjot para pelaku usaha untuk meningkatkan usaha-usaha mereka," ungkap Kepala Bappelitbangda Sofyan Mokoginta, melalui Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Fenty Dilasandi Mifta, Kamis (7/6).

Kegiatan ini juga sebagai forum diskusi antara pemerintah dan pelaku usaha terkait permasalahan dan kendala dalam mengembangkam usahanya. "Jika masih ada permasalahan yang timbul pada usaha tersebut, seperti kemasan, itu yang perlu kami kaji dan carikan solusi. Sehingga IKM dan UKM di Kotamobagu bisa berkembang serta mengalami peningkatan," terangnya.

Menurut Fenty,  kemasan produksi UKM tersebut sangat mempengaruhi harga dan nilai jual. "Untuk produk-produk Kotamobagu kemasannya belum terlalu menarik perhatian. Padahal, ketika kemasannya bagus pasti nilai jualnya lebih tinggi. Itu yang perlu didorong," tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Herman Aray menyebutkan, sebanyak 15.056 UKM di Kotamobagu yang terus mendapatkan dorongan serta dukungan dari pemerintah. Dukungan tersebut juga dibuktikan dengan bantuan baik infrastruktur usaha maupun alat-alat untuk mempermudah para pelaku usaha meningkatkan usaha mereka. "Saat ini pemerintah terus mendorong perkembangan UKM di Kotamobagu dengan memberikan beberapa bantuan, seperti alat mesin cetak dan beberapa alat kemasan," sebut Aray.

Dia menuturkan, ada sebanyak 15.056 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kotamobagu yang terus mendapatkan dorongan dari pemerintah. "Terdiri dari 14.837 jumlah Usaha Mikro Kecil (UMK) serta 219 Usaha Mikro Kecil (UMB). Nanti jumlah usaha tersebut bakal mendapatkan dukungan dari pemerintah untuk mendorong Kotamobagu sebagai kota model jasa," pungkas Aray.(tr-06/tan)

Kirim Komentar