08 Jun 2018 13:44

Mudik Tak Boleh Pakai Randis, Sanksinya Sampai Pemecatan

MyPassion
Ilustrasi

MANADO—Sanksi tak ringan disiapkan bagi mereka yang menggunakan kendaraan dinas (randis) saat mudik. Ini sesuai surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), nomor B/21/M.KT.02/2018 yang bersifat segera perihal penegakan disiplin dalam pelaksanaan cuti bersama Pegawai Negeri Sipil (PNS).

 

Dikatakan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Gamy Kawatu, surat edaran tersebut adalah melarang PNS menggunakan randis. Pihaknya juga telah menginstruksikan semua SKPD memperhatikan hal tersebut. "Kita sudah mengeluarkan edaran melarang menggunakan randis untuk mudik Lebaran. Nantinya kita akan merapatkan dengan pimpinan perihal larangan ini," urainya.

Terkait kendaraan tersebut menurutnya, direncanakan akan dikumpul jika memang ada petunjuk dari pimpinan. "Kita menindaklanjuti instruksi pusat tersebut. Namun kalau untuk dikumpulkan, sementara merapatkan dengan pimpinan. Karena juga kan instruksi dari atas ini, hanya terkait larangan. Bukan mengumpulkan kendaraan. Jadi kebijakan pimpinan kalau mau dikumpulkan atau tidak," ungkap Kawatu.

Ditambahkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut Femmy Suluh, akan ada sanksi disiplin bagi mereka yang tidak menaati larangan tersebut. "Sanksinya sesuai PP 53/2010 tentang disiplin. Jadi pemberian sanksi juga tergantung jenis pelanggarannya. Dan itu akan diberikan secara berjenjang. Kalau memang paling terberat, dilakukan secara sengaja maka bisa sampai dipecat," jelasnya.

Suluh juga mengatakan, semua PNS harus ikut dengan apa yang diinstruksikan pimpinan. Apalagi sudah berbentuk edaran. Karena ini jelasnya, adalah tindak lanjut dari edaran pemerintah pusat.(tr-02/gel)

Kirim Komentar