08 Jun 2018 13:58

Banyak Pelanggaran Belum Dituntaskan, Panwas Sitaro Ditantang Kerja Profesional

MyPassion
Sentra Gakumdu tidak berpenghuni di Kantor Panwaskab Sitaro. Padahal fasilitas ini diarahkan untuk penanganan dugaan pelanggaran Pilkada.(Don Papuling/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Kinerja Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kepulauan Sitaro, terus mendapat kritikan dari sejumlah kalangan. Pasalnya banyak tindakan mengarah ke pelanggaran Pilkada tidak diseriusi. Salah satunya dugaan money politics dan black campaign, yang dilakukan paslon.

Tak sampai di situ, beberapa tindakan yang menjurus pada pelanggaran terkesan dibiarkan, seperti pemborongan pala dengan menaikkan harga beli, menyebarkan isu di media sosial, menyinggung paslon lain hingga pemerintah daerah.

"Panwas seperti macan ompong. Hanya berkoar namun tidak ada penindakan," ujar sejumlah warga masyarakat yang enggan namanya dikorankan. Mereka menantang Panwas untuk menjalankan tugasnya dengan profesional.

Sementara itu saat dikonfirmasi ke Kantor Panwas Kabupaten Kepulauan Sitaro seluruh anggota sedang tugas luar daerah. Ketika dihubungi, Koordinator Divisi Hukum Fidel Malumbot mengungkapkan, sejauh ini pihaknya masih mengkaji sejumlah dugaan pelanggaran itu. "Memang kita telah mendapat informasi, sekaligus melakukan pemantauan di medsos terkait temuan tersebut. Hingga saat ini kita belum dapat menentukan apakah itu merupakan pelanggaran atau tidak," ucpanya

Saat ini, lanjutnya pihaknya belum menerima laporan, baik dari masyarakat maupun Paslon yang keberatan. "Intinya masih dalam pengkajian," ucapnya melalui sambungan telepon.(drp/gel)

Kirim Komentar