07 Jun 2018 11:12

Kontraktor Pengadaan Damkar Pemkab Minsel `Dibui`

MyPassion
Tersangka pengadaan Mobil Damkar Pemkab Minsel dibawa menuju ruang pidana khusus, kemarin.(Jendri Dahar/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Upaya pemberantasan korupsi terus digaungkan Korps Adhyaksa Minsel. Usai melakukan rentetan gebrakan terkait dugaan korupsi di BPBD, kini kasus lain disasar. Kemarin, Kejari Minsel menahan pihak ketiga penyedia Mobil Pemadam Kebakaran di Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, 2013 silam.

AM alias Abram ditangkap kejari, Selasa (5/6) malam, di kediamannya di Perumahan Royal Mountain View No 16 Blok SC, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Manado. Dia ditahan setelah sebelumnya ditetapkan tersangka bersama oknum Kasat Pol-PP Damkar NR alias Nofiet, 18 Mei lalu.  Kepada awak media di kantornya kemarin, Kajari Lambok Sidabutar menjelaskan, dia sendiri memimpin langsung penjemputan tersangka. "Kita tahan setelah melakukan pengintaian beberapa jam. Yang bersangkutan ditahan karena penyidik khawatir tersangka kabur atau menghilangkan barang bukti," ujarnya.

Lanjutnya, tersangka ditahan di Rutan Amurang selama 20 hari ke depan. Dia tak menutup kemungkinan penahanan turut dilakukan Kuasa Pengguna Anggaran (KUA) proyek berbandrol Rp 1,7 miliar itu. Menurutnya, semua tergantung sikap tersangka selama diperiksa dan progres pemberkasan. "Tunggu saja. Karena kalau semua juga sudah ditahan kami harus segera melimpahkan berkas ke pengadilan. Yang pasti penyidikan sementara berlangsung," jamin dia.

Diketahui, penyidik mendapati pengadaan mobil Damkar tersebut tidak sesuai perencanaan. Sehingga nilai kerugian negara sama dengan harga pembeliannnya. "Dari semua spek yang dipertanggungjawabkan tidak ada yang sama. Pikir saja masa mobil damkar harganya segitu," tegasnya.

Sementara itu, NR sendiri mengatakan pihaknya siap diperiksa kapan saja. "Kita selalu siap apapun keadaanya. Kami yakin sudah menjalankan semuanya sesuai aturan," tukasnya.(jen/fgn)

Kirim Komentar