07 Jun 2018 11:45

12 Juni, Tol Laut Talaud Beroperasi

MyPassion
Habel Salombe

MANADOPOSTONLINE.COM—Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Talaud Habel Salombe membeber, 12 Juni, Kapal Tol Laut kembali beroperasi. Kapal besar ini akan memuat 20 kontainer berisikan barang, yang telah dipesan pengusaha di Lirung, Melonguane dan Beo. Selanjutnya dipasarkan kepada masyarakat tanah Porodisa.

“Tapi tak mungkin masuk Miangas, karena tak ada orderan. Jadi saya sampaikan ke pak Kakanpel cukup masuk Lirung dan Melonguane. Karena ini bukan kapal barang swasta, jadi tenaga kerja bongkar muat atau buruh bagasi, tidak boleh meminta ongkos terlalu mahal,” ungkapnya Kamis kemarin.

“Ini kapal bongkar muat khusus bersubsidi yang sesuai ketentuan sedianya tidak berbiaya. Alat dan barang saat diturunkan, langsung dijemput pengusaha,” ujarnya lagi.

Sesuai Keppres nomor 71 dan diatur dalam Permendagri, beras, minyak kelapa, terigu gula, ada juga barang penting lain seperti besi, semen dan lain sebagainya, itulah yang dibawa di Tol Laut. “Kami akan awasi harga jualnya. Sekarang sudah ada 12 pengusaha yang mengorder barang. Mereka telah mendapatkan rekomendasi yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan lewat usulan kami,” sebut Habel.

Menurutnya, ada pakta integritas atau ketentuan, pengusaha tidak boleh menaikkan harga seenaknya. Harus mengutamakan menjual kebutuhan pokok masyarakat, sesuai daya beli. “Daftar harga barang kita pegang dan hitung,” lanjut Habel.

Dengan harga barang murah, ia menilai daya beli serta kesejahteraan masyarakat akan meningkat. “Tidak hanya itu, masyarakat dapat menjual komoditi unggulan, seperti kopra dan pala untuk dijual ke Surabaya atau tempat lainnya melalui tol laut ini,” tandasnya.(fik/gnr)

Kirim Komentar