07 Jun 2018 13:59
BI Jalin Kerjasama dengan Pemkab

1.037 Ha Lahan Tomat di Minahasa Potensi Untuk Dikembangkan

MyPassion
Sekkab Minahasa Jeffry Korengkeng bersama Kepala BI Perwakilan Sulut Soekowardojo dan jajaran pemkab usai penandatanganan MOU kerjasama pengembangan klaster tomat sayur, kemarin (6/6). (Dok Humas)

MANADOPOSTONLINE.COM—Komoditas tomat sayur menjadi salah satu produk pertanian yang potensial di wilayah Minahasa. Tercatat,  di kabupaten Minahasa luas lahan potensial untuk komoditas tomat mencapai 1.037 hektare. Hal ini membuat Kabupaten Minahasa menjadi daerah yang dijadikan pusat klaster tomat oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulut Soekowardojo berujar, dalam rangka pengendalian inflasi, komoditas tomat sayur dan pengembangan produk olahan tomat sayur, BI bekerjasama dengan Pemkab Minahasa akan mengembangkan klaster tomat sayur tahun ini. “Diharapkan klaster binaan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam pengendalian inflasi. Komoditas tomat sayur di Sulut memberikan nilai tambah bagi kelompok tani dari sisi kompetensi dan pendapatan,” ungkap Soekowardojo.

Di sisi lain, Pemkab  Minahasa mengapresiasi BI dalam bantuan pengembangan klaster tomat sayur ini. “Terima kasih kepada BI untuk pelatihan-pelatihan kepada petani minahasa sehingga ke depan pengelolaan dan pemanfaatan lahan pertanian jadi semakin baik,” singkat Bupati Royke Mewoh melalui Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Jeffry Korengkeng.

Dia menambahkan, program ini intinya untuk mendorong terjadinya peningkatan produksi dan produktivitas serta mutu produk hortikultura berbasis ramah lingkungan. “Khususnya komoditas tanaman sayur pada lokasi-lokasi yang telah ditetapkan sebagai kawasan pengembangan dengan penerapan good agriculture practices (GAP) dan standard operating procedure (SOP). Serta untuk mengendalikan inflasi daerah yang disumbangkan oleh bahan makanan yang befluktuasi (volatile food),” katanya. Selanjutnya, Pemkab Minahasa dan BI Sulut melakukan penandatanganan MOU. Dalam rangka implementasi klaster ketahanan pangan komoditas tomat sayur di Minahasa. (ctr-02/fgn)

 

Kirim Komentar