05 Jun 2018 17:14

Seperti Virus, Sel Teroris Kini Ada di Semua Provinsi

MyPassion
Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoran dalam rangka kesiapan pengamanan Idul Fitri 1439 H.(JawaPos.com)

MANADOPOSTONLINE.COM—Jaringan sel teroris sudah menyebar ke seluruh wilayah di Indonesia. Hal itu diungkap Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral bersama kementerian dan lembaga menghadapi Hari Raya Idul Fitri, hari ini.

"Hampir di semua provinsi terdapat sel. Ini perlu diwaspadai. Ada sel aktif dan ada juga tidak aktif," ujarnya di Ruang Rapat Utama Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (5/6).

Terkait menyebarny sel tersebut, Tito mengatakan, paham atau ideologi terorisme tersebar dengan memanfaatkan sosial media. Contohnya saja dua terduga teroris yang ditangkap di Mako Brimob paska rusuh, DSM dan ASM yang mendapatkan pemahaman ideologi teroris dari sosial media seperti telegram. Kemudian mereka justru dibaiat secara tidak langsung melalui video call.

Akibatnya, ideologi teroris tidak lagi mengenal kelompok tertentu dengan penampilan tertentu. Mereka bisa masuk ke mahasiswa, ke anak-anak, satu keluarga seperti kasus Surabaya, bahkan hingga ke lingkungan Kepolisian seperti yang terungkap beberapa waktu lalu.

"Ideologi teroris ini sama saja seperti virus, bisa menyasar siapa saja. Bisa menyasar semua kalangan sama seperti narkoba," tegasnya.

Ideologi teroris menyebar juga mengambil momentum kebebasan demokrasi, kebebasan berkumpul, dan berserikat. "Saya tidak mengakibatkan kebebasan ini mengakibatkan terjadinya terorisme, tapi ideologi terorisme mengambil momentum itu," paparnya.

Oleh karena itu, ideologi terorisme harus diberantas. Bukan hanya Polri, tapi juga seluruh pihak terkait. "Tapi adalah tugas daripada pemerintah dan ormas-ormas tertentu, kita memiliki peta itu dan kita akan kerjakan. Kita tidak ingin menimbulkan publik menjadi galau karena adanya titik-titik sel-sel yang ada," pungkas Tito.(jpc/mpo)

Kirim Komentar