05 Jun 2018 15:13

Ormas Tidak Aktif Dibubarkan

MyPassion
Sehan Landjar

MANADOPOSTONLINE.COM—Kabupaten Boltim termasuk daerah yang banyak memiliki Organisasi Masyarakat (Ormas). Dari data, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesabngpol) Boltim, hingga tahun ini sudah ada 27 Ormas yang resmi terdaftar.

Bupati Boltim Sehan Landjar menegaskan, guna mencegah terjadinya perpecahan dan paham yang salah, semua Ormas wajib melapor. Baik itu Ormas  politik, budaya, ekonomi, agama, ataupun sosial. "Melaporkan Identitas organisasi itu perlu dan wajib. Jika tidak ada laporan resmi maka Ormas tersebut dilarang menjalankan tugasnya, dan akan dibubarkan," tegasnya.

Dia pun mengimbau, agar semua masyarakat Boltim untuk lebih cerdas dalam mengikuti sebuah organisasi. "Ormas itu perlu dan penting. Tapi masyarakat pun harus cerdas. Jangan mendirikan Ormas tapi tidak tahu apa fungsi dan tujuannya," tukasnya.

Terpisah, Kepala Badan Kesbangpol Boltim Arsad Mamonto menjelaskan, jumlah Ormas yang ada di Boltim memang sangat banyak. "Cukup banyak. Bahkan ada yang belum mendaftarkan diri," ungkapnya.

Dia mengatakan, semua Ormas yang tidak mendaftarkan diri tidak diperbolehkan melakukan perkumpulan ataupun hal lain yang berhubungan dengan masyarakat. Hal tersebut, untuk mencegah terjadinya perpecahan dan paham-paham yang salah. "Pengawasan sangat ketat. Apalagi saat ini marak terjadi hal-hal yang kurang baik. Sehingga masuknya Ormas dalam lingkungan masyarakat Boltim pun harus terindentifikasi dengan baik maksud, tujuan dan fungsinya," katanya.

Dia berpesan kepada semua masyarakat yang ingin mendirikan Ormas agar melaporkan terlebih dahulu. "Wajib melapor. Jika tidak melapor maka Ormas tersebut dianggap tidak sah, dan semua hal yang akan terjadi di luar tanggung jawab kami," pungkasnya.(tr-01/ite)

Kirim Komentar