04 Jun 2018 14:03

Usaha Batako BUMDes Togid Raup Untung

MyPassion
Pekerja BUMDes Togid sedang mencampur pasir untuk dibuat batako.(Ayuhrami Rais/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Usaha batako yang ada di Desa Togid bisa menjadi contoh bagi desa lain. Meskipun baru empat bulan berdiri, usaha yang diberi nama BunongStar tersebut, mampu memberikan kontribusi yang baik untuk desa.

Kepala Desa Togid Adi Makalungsene menjelaskan, usaha batako tersebut merupakan program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang baru didirikan empat bulan. "Satu hari bisa memproduksi 100 hingga 150 buah batako atau sekitar dua sak semen," ungkapnya, saat sedang mengawasi para pekerja Batako, kemarin.

Dia membeber, modal awal untuk BUMDes tersebut sebanyak Rp 115 juta. Mulai dari lahan, tempat, dan pembuatan paving. “Harga dari batako Rp 2.800 per biji,” katanya.

Menurut dia, untuk memenuhi permintaan, ada beberapa warga dari desa yang dipekerjakan dengan gaji sebesar Rp 40 ribu per hari. Karena permintaan batako yang masuk cukup banyak. Apalagi saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim sedang membangun Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH). "Permintaan batako banyak. Selain masyarakat setempat, ada juga dari desa-desa lain. Paling banyak itu permintaan untuk pembangunan RTLH. Sudah berapa kali membeli batako dari tempat kami," ungkapnya.

Lelaki yang baru 1,5 tahun memimpin Togid tersebut, mengutarakan alasannya tertarik mendirikan BUMDes batako. "Potensi batako sangat besar. Selain permintaan yang banyak, bahannya pun tidak mudah rusak dan tahan lama. Sekarang juga banyak orang yang mau membuat rumah, sehingga potensinya lebih besar," katanya.

Meskipun tak menampik, jika tahun ini, dirinya akan membuat BUMDes lain. "Target tahun ini akan membuka usaha lagi. Baik itu pertanian, simpan pinjam, dan jenis usaha yang lain untuk memajukan desa. Semoga masyarakat bisa terus mendukung agar semua program yang dijalankan bisa dapat terwujud dan Togid semakin maju dan menjadi contoh untuk desa-desa lain," tutupnya.

Diketahui BUMDes ini merupakan salah satu program unggulan dari Kemendes. Di mana semua desa dipacu untuk mendirikan usaha sendiri agar bisa menambah pendapatan asli desa.(tr-01/ite)

Kirim Komentar