04 Jun 2018 13:18

Pelayanan Kesehatan Jangan Terganjal Biaya

MyPassion
Erwin Schouten

MANADOPOSTONLINE.COM—Perbaikan pelayanan kesehatan terus dilakukan Pemkab Minsel. Bahkan, masyarakat tak perlu lagi khawatir bila tak memiliki uang di saat situasi darurat.  Kepala Dinas Kesehatan Minsel Erwin Schouten memastikan, petugas tidak punya alasan menunda tindakan medis dalam situasi darurat. "Tidak ada alasan biaya karena pemkab sudah membiayai semua warga dengan UHC di BPJS Kesehatan," ungkapnya.

Dia pun mewarning pihak rumah sakit dan puskesmas yang tidak memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat kurang mampu. Kalaupun pasien bukan warga Minsel, BPJS memberikan tenggat waktu 3x24 jam bila ada tunggakan belum dilunasi peserta saat dalam keadaan urgen. "Kalau ada petugas yang tidak melayani langsung laporkan ke kami. Laporan langsung akan ditindaklanjuti. Petugas medis yang bertanggung jawab sudah pasti harus menerima konsekuensi," tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Minsel Ferry Toar mengatakan, harusnya semua warga di Minsel sudah tercover UHC. Namun, berdasarkan selisih yang dimilikinya dengan data terbaru Disdukcapil Minsel, sejumlah warga belum tercover. "Mereka yang sementara kita cari tahu apa penyebabnya sampai belum tercover. Karena pemerintah sudah mengambil alih beban setoran bulanan mereka," terangnya.

Dia menjelaskan, masyarakat yang ditanggung pemerintah diberikan layanan kelas III. Tanggungan pemerintah itu tidak diperkenankan naik kelas meski bersedia membayar selisih. "Itu kesepakatannya. Kalau ingin pindah kelas, yah harus melepaskan diri sebagai tanggungan pemkab. Tahun ini pemkab sudah melunasi selama enam bulan," tutupnya.(jen/fgn)

Kirim Komentar